Jumat, 19 Jun 2026 05:47 WIB

Puluhan Spanduk Pemilu Ditunda Sambut Kedatangan Sandiaga Uno di Madura

Spanduk berisi dukungan penundaan pemilu terpasang di kaki Jembatan Suramadu sisi Madura.(Foto: Faid)
Spanduk berisi dukungan penundaan pemilu terpasang di kaki Jembatan Suramadu sisi Madura.(Foto: Faid)

Bangkalan - Puluhan spanduk dibentangkan orang tak dikenal di kaki Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) sisi Madura. Spanduk bertuliskan masyarakat Madura Minta Pemilu ditunda itu terpasang sejak kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno.

Pantauan sebelumnya, kunjungan kerja ke Madura dilakukan Sandiaga Uno melalui jalur darat. Rombongan dari Surabaya menuju ke Bangkalan pada Kamis (31/3/2022) malam. Sementara spanduk dipasang sejak Kamis pagi. Tulisan di spanduk tidak sama. Tapi isinya merupakan klaim bahwa masyarakat Madura mendukung Pemilu ditunda.

Baca Juga: Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang

Salah satu spanduk bertuliskan, "Demi pemulihan ekonomi, masyarakat madura mendukung penundaan pemilu". Sementara beberapa spanduk lain bertuliskan, "Pak Jokowi... Rakyat sedang menjerit, masyarakat madura minta pemilu ditunda".

Jumlah spanduk cukup banyak. Jarak setiap spanduk sekitar 10 meter. Pemasang misterius membentangkan di sejumlah tiang Penerangan Jalan Umum (PJU).

Menteri Parekraf Sandiaga Salahudin Uno enggan memberikan tanggapan berbau politis tersebut. Ia menyampaikan, kedatangannya tidak berkaitan dengan isu penundaan pemilu.

Baca Juga: Hiburan Malam di Sekitar Suramadu Beroperasi, DPRD Surabaya Usul Penindakan

"Saya bertugas membantu presiden. Kami fokus pada untuk kepentingan perekonomian masyarakat Madura. Selaras dengan keinginan presiden Jokowi untuk membangkitkan ekonomi kreatif dan pariwisata, " Ucapnya.

Diduga, pemasangan spanduk dilakukan orang tidak bertanggung jawab. Sebab pemasangan dilakukan secara ilegal. Sebelumnya, tidak ada pengurusan izin kepada pemerintah setempat.

Baca Juga: Polres Bangkalan Tangkap Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Jembatan Suramadu

"Tidak ada izin kepada kami. Mestinya, pemasangan spanduk harus mendapatkan izin," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan Rozal Morris.

Pihaknya mengaku segera melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat. Jika memang tidak berizin, spanduk akan segera diturunkan.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.