Jumat, 19 Jun 2026 00:15 WIB

Ditemukan Makam Misterius Dalam Hutan, Warga Jatirejo Mojokerto Geger

Makam misterius yang ditemukan warga di dalam hutan. (Foto: Nor for jatimnow.com)
Makam misterius yang ditemukan warga di dalam hutan. (Foto: Nor for jatimnow.com)

Mojokerto - Makam misterius di tengah hutan petak 54C atau kawasan RPH menggegerkan warga Desa Lebakjabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Makam yang diduga masih baru itu ada dua batu nisan dan salah satunya bertuliskan Joko Selamet. Kuburan itu ditemukan di dalam hutan dan berjarak satu kilometer dari jalan desa yang biasa dilewati warga sekitar.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Lebakjabung, Achmad Yani mengatakan, makam itu ditemukan pertama kali oleh warga bernama Sumarno pada Rabu (30/3/2022), yang kemudian melapor ke dirinya.

"Tahu-tahu lihat itu kaget, pas ambil sisa panen jagung. Kondisinya masih baru. Perkiraan saya masih dua mingguan lah (dikubur). Ada namanya Joko Selamet," kata Yani, Jumat (1/4/2022).

Ia menambahkan, warga sekitar kaget dengan adanya gundukan tanah mirip makam tersebut yang ditemukan di dalam hutan.

"Warga sini kaget. Hutan kan bukan pemakaman. Tiba-tiba ada makam baru. Tidak terdata di desa kami. Penduduk dari mana, jadi penuh tanda tanya," terangnya.

Menurut Yani, warga bernama Giyono telah mengaku membuat makam dan memasang batu nisan karena diminta seseorang bernama Abu asal Dusun Sidolegi, Desa Sumberejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Tetapi saat diinterogasi polisi dan perangkat setempat keduanya tidak bisa menyebutkan jenazah warga mana.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Dia (Giyono) tahu dari warga Sidolegi, Sumberejo (Abu). Dapat firasat kalau di situ ada makam yang perlu dirawat. Jadi sampai sekarang belum diketahui isi makam," tukasnya.

Sementara itu, pengawas KRPH Lebakjabung, Royhan membenarkan, jika penemuan makam itu berada di kawasan Perum Perhutani petak 54C.

"Ini memang di kawasan hutan Perum Perhutani, ceritanya dibersihkan lagi," ujarnya.

Baca Juga: Duka Ekologis 2025, Saat Rakyat Cuma Kuasai 4% Hutan di Tengah Banjir

Masih kata Royhan, dua bulan sebelumnya saat dirinya melakukan pemantauan hutan, kondisi tempat makam yang ditemukan masih semak belukar.

Selanjutnya, pihaknya menunggu kesepakatan masyarakat bersama aparat terkait jika makam tersebut akan dibongkar.

"Perhutani sendiri mengikuti kesepakatan warga masyarakat sekitar. Kalau untuk itu (dibongkar) lebih lanjutnya biar pihak berwajib saja," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.