Kamis, 11 Jun 2026 15:14 WIB

Mas Dhito Minta DLH Kerja Keras Jelang Beroperasinya Bandara Kediri

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.(Foto: Humas Pemkab Kediri)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.(Foto: Humas Pemkab Kediri)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerja keras melakukan penataan lingkungan. Ini berkaitan dengan akan beroperasinya bandara pada 2023. Pria yang akrab disapa Mas Dhito itu menginginkan begitu bandara beroperasi, orang melihat Kabupaten Kediri tertata dengan baik.

"Saya minta Dinas Lingkungan Hidup harus bisa bekerja lebih keras lagi, karena ini (berkaitan dengan) jendelanya kabupaten," ujarnya, Kamis (31/03/2022).

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

Penataan lingkungan hidup merupakan salah satu prioritas pembangunan yang ditekankan Mas Dhito saat Musrenbang RKPD, Rabu (16/3/2022). Terlebih pada Juni 2023, bandara di Kabupaten Kediri dijadwalkan mulai beroperasi.

"Orang naik pesawat landing yang dilihat bukan Dinas Perdagangan, bukan Dinas Pertanian, yang dilihat itu bagaimana kinerja dinas lingkungan hidup," ungkap Mas Dhito.

Menanggapi pernyataan Mas Dhito, Pelaksana Tugas (plt) Kepala DLH Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti menyampaikan bahwa tugasnya mempercantik daerah. Untuk itu, pihak DLH berencana mempercantik taman-taman yang sudah ada, termasuk membangun taman baru. Salah satunya taman baru di depan bandara.

"Diharapkan nanti ada pembangunan taman bandara yang bernuansa Kabupaten Kediri," tuturnya.

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

Selain taman bandara, DLH merencanakan pembangunan taman baru dengan memanfaatkan daerah sekitar sungai. Kemudian berkoordinasi dengan Dinas PUPR terkait dengan rencana pelebaran jalan yang akan dilakukan.

"Kami akan koordinasi nantinya mana space yang bisa kami buat RTH (ruang terbuka hijau)," katanya.

Tak hanya menyiapkan keberadaan taman, DLH juga fokus menangani pengelolaan sampah. Putut mengantisipasi nantinya begitu ada bandara dengan peningkatan mobilitas masyarakat, justru sampah tak terkontrol dan menjadikan daerah terkesan kumuh. Saat ini, pemprov telah merencanakan pembangunan TPA terpadu di kawasan Barat Sungai Brantas.

Baca Juga: Pemkab Kediri Berikan Beasiswa BERANI untuk 58 Atlet Berprestasi

Menurut Putut, pihaknya juga bakal menggalakkan bank-bank sampah yang ada di tiap desa. Adapun program pendampingan terhadap bank sampah yang sudah ada pun terus dilakukan.

"Penataan ini tidak hanya di Barat Sungai Brantas yang menjadi pintu masuk, namun sampai ke Kampung Inggris Pare. Apalagi nanti di sana ada program kotaku," pungkasnya.

(ADV)

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.