Jumat, 19 Jun 2026 22:55 WIB

Wabup Subandi Soal Penanganan Sampah dan Limbah Pada Beberapa Sungai di Sidoarjo

Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi meminta agar koordinasi penanganan terkait penanganan sampah dan limbah yang menumpuk di beberapa titik sungai di Sidoarjo segera dilakukan.

Subandi mengatakan, dia mendorong komunikasi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLHK), Dinas Pengairan bersama camat serta pemerintah desa kembali aktif untuk tangani permasalahan sampah dan limbah yang ada di sungai.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Kita sudah koordinasi dengan DLHK dan pengairan terkait bagaimana penanganan pembuangan sampah limbah di sungai. Kita juga sudah koordinasi dengan kades dan kecamatan untuk membuat ram atau besi-besi di sungai-sungai perbatasan untuk menjaga kalau itu ada kotoran yang menyangkut artinya desa turut juga bertanggung jawab," ujar Subandi, Senin (21/3/2022).

Subandi memaparkan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah mencoba beberapa solusi terkait penanganan sampah di sungai yang ada di Tanggulangin dengan menggunakan jaring di masing-masing perbatasan desa.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Terkait penanganan sampah di sungai ini, ke depan akan kita masukkan di APBDes, agar desa tidak ada alasan lagi dan punya tanggungjawab di wilayah masing-masing," imbuhnya.

Menurut Subandi, hal tersebut dilakukan agar ketika ada kasus penumpukan sampah di masing-masing desa, maka desa sudah mulai tanggap dan segera kordinasi dengan DLHK.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Bikinkan Peraturan Desa (Perdes) untuk sanksi agar masyarakat ndak sak karepe dewe (tidak seenaknya sendiri) membuang sampah. Kita pemerintah juga ndak bisa berjalan sendiri, memang harus ada kordinasi dari camat dan juga desa," tutupnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.