Kamis, 18 Jun 2026 05:32 WIB

Petani Banyuwangi Disuruh Bayar Bantuan Benih Padi, Poktan Berdalih Butuh Kas

Petani YF menunjukan bantuan berupa benih padi yang harus dibayarnya. (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)
Petani YF menunjukan bantuan berupa benih padi yang harus dibayarnya. (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)

Banyuwangi - Kelompok tani (Poktan) Sari Tani yang berada di Dusun Pancursari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring menyangkal keluhan petani yang mengaku diharuskan membayar bantuan benih padi.

Nur Kholis, salah satu pengurus yang ketika itu memberikan bantuan kepada petani YF menyangkal jika benih padi itu diperjualbelikan. Benih padi yang didapat dari bantuan pemerintah untuk kelompok tani diberikan secara gratis.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Namun karena Poktan Sari Tani butuh uang untuk kas, lanjut Nur Kholis, maka setiap petani yang mendapatkan bantuan benih padi dalam 10 Kg harus membayar Rp25 ribu.

"Sebenarnya tidak bayar. Ini kesepakatan kelompok untuk mengisi kas," dalih Nur Kholis, Kamis (17/3/2022).

Baca Juga: Dapat Bantuan Benih Padi Gratis, Petani Banyuwangi Sambat Disuruh Bayar

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Nur Kholis menambahkan, uang tersebut jika sudah terkumpul juga akan digunakan untuk kepentingan petani.

"Kalau sudah cukup terkumpul, uang tersebut untuk membenahi jalan usaha tani dan rumah burung Tyto Alba," tegas dia.

Poktan Sari Tani mendapat bantuan benih berupa padi bersumber dari Balai Penyuluhan Pertanian BPP Cluring.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kepala BPP Kecamatan Cluring Margawati Nur Wulandari membenarkan adanya bantuan berupa benih padi di Poktan Sari Tani.

"Betul ada bantuan turun ke kelompok tani Sari Tani. Selain Sari Tani di Desa Benculuk ada 4 kelompok tani yang mendapatkan," terangnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.