Jumat, 19 Jun 2026 13:46 WIB

26 Ribu Dosis Vaksin di Tulungagung Kedaluwarsa, Dinkes: Masih Dapat Digunakan

Stok vaksin Astra Zeneca yang kedaluwarsa di Dinkes Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Stok vaksin Astra Zeneca yang kedaluwarsa di Dinkes Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Ribuan dosis vaksin merek Astra Zeneca di Kabupaten Tulungagung memasuki masa kedaluwarsa. Dalam kotak vaksin tercantum masa kedaluwarsa pada Februari 2022.

Saat ini vaksin telah dipisahkan oleh petugas dan disimpan jadi satu. Dinas Kesehatan setempat telah melakukan konsultasi dengan pemerintah pusat dan BPPOM terkait vaksin itu.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, dr Kasil Rokhmad menerangkan, jumlah vaksin yang kedaluwarsa sebanyak 26 ribu dosis. Namun berdasarkan penelitian yang dilakukan pemerintah pusat dan BPPOM, kondisinya masih bagus dan tidak rusak. Sehingga vaksin masih bisa digunakan hingga 9 bulan ke depan.

"Berdasarkan hasil penelitian, vaksin masih dapat digunakan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Vaksin juga tidak rusak," ujar Kasil, Rabu (16/3/2022).

Kedatangan vaksin merek ini juga berdekatan dengan masa kedaluwarsa. Sehingga vaksin belum sempat didistribusikan ke layanan fasilitas kesehatan, tapi sudah masuk masa kedaluwarsa.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Stok vaksin Astra Zeneca yang kedaluwarsa di Dinkes TulungagungStok vaksin Astra Zeneca yang kedaluwarsa di Dinkes Tulungagung

Untuk sementara, dinkes tidak akan mengajukan permintaan pengiriman vaksin Astra Zeneca tersebut, karena stoknya masih melimpah.

"Jadi kita mengajukan yang merek lain terlebih dahulu seperti Sinovac maupun Pzifer," tutur dia.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Untuk menghabiskan stok vaksin Astra Zeneca ini, dinkes menyiapkan sejumlah langkah. Selain melalui vaksinasi massal, mereka akan menggunakan vaksin Astra Zeneca untuk suntikan vaksin dosis kedua dan ketiga. Dinkes juga yakin dalam beberapa bulan ke depan, stok vaksin ini akan segera habis.

"Jika dalam waktu 9 bulan ke depan belum habis, kita menunggu petunjuk selanjutnya dari pemerintah pusat. Apa mau ditarik atau dimusnahkan kita masih menunggu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.