Kamis, 18 Jun 2026 12:49 WIB

Ini Prestasi Anak Sukari Asal Banyuwangi yang Namanya Hanya 1 Huruf

  • Penulis : Rony Subhan
  • | Selasa, 15 Mar 2022 13:04 WIB
Putra-putri keluarga Sukari yang namanya satu abjad ternyata berprestasi.(Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)
Putra-putri keluarga Sukari yang namanya satu abjad ternyata berprestasi.(Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)

Banyuwangi - Sukari (46) dan Wahyuningsih (36) memberikan nama keempat anaknya dengan satu huruf. Tapi di balik nama yang singkat, mereka mampu menorehkan prestasi mentereng. V (16) dan J (11) pernah menyabet sejumlah piala bergengsi dari berbagai kejuaraan.

Saat kelas 6 Sekolah Dasar (SD), V berhasil menyabet juara 2 lomba Olimpiade IPA se-Kabupaten Banyuwangi pada 2017. Setahun berselang, V juga menyabet runner up lomba Sains yang diadakan salah satu mal terbesar di Banyuwangi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Tak ingin kalah dengan sang kakak, J juga pernah menyabet gelar runner up. Berbeda dengan sang kakak yang moncer di bidang akademik, J memilih jalur nonakademik. Yakni, panahan untuk mengasah bakatnya. "J dapat runner up di kelas panahan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten saat masih kelas 4 SD," kata Sukari sambil memperlihatkan medali anak keduanya, Selasa (15/3/2022).

Selain berprestasi di bidang akademik, anak pertamanya, V juga mahir dalam catur. Namun karena harus latihan dan tanding keluar kota, Sukari merasa was-was. Ia lantas menyarankan V untuk tidak melanjutkan bakat yang dimilikinya tersebut.

"Jauh mas jaraknya kalau latihan, harus keluar banyuwangi. Di sini pun kalau ada latihannya sampai malam. Apalagi dia cewek jadi sering kepikiran kalau pulang larut malam," ungkapnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Meski disarankan untuk berhenti, V tak pernah protes. Apalagi membantah nasihat sang ayah. Saat ini, V lebih fokus belajar sekolah ketimbang menggeluti bakat caturnya.

Sedangkan J, kini sudah menginjak bangku kelas 5 SD. Ia masih tetap fokus menggeluti olahraga panahan. Meski kejuaraan panahan masih rehat lantaran pandemi, namun J tetap serius untuk terus berlatih.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Dengan memanfaatkan halaman rumahnya untuk dijadikan gelanggang panahan, J terus mengasah bakatnya setiap pulang sekolah. Metode pelatihannya didapatkan dari YouTube. "Pekarangan rumah sini sama sebagian di sekolah. Pakai papan kayu sama alat panah tradisional pas latihan di rumah. Persiapan mau ada kejuaraan dalam waktu dekat ini, tepatnya 25-27 (Maret), latihan terus digenjot. Berharap bisa dapat nomor kalau bisa ya juara satu," tutup Sukari.

Baca Juga: Unik! Keluarga Asal Banyuwangi Beri Nama 4 Anaknya Hanya 1 Huruf

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.