Jumat, 19 Jun 2026 17:41 WIB

Polres Lamongan Siapkan Langkah Proaktif Tekan Kasus Kekerasan Libatkan Pelajar

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Maraknya kasus kekerasan dan penganiayaan yang melibatkan kalangan pelajar di Lamongan disoroti Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana. Ia memastikan akan mengambil langkah proaktif dengan menggandeng sejumlah pihak untuk melakukan edukasi.

Hal itu diungkapkan Miko untuk mencari solusi melalui koordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) wilayah Kabupaten Lamongan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kejadian-kejadian yang terjadi, tentu upaya preventifnya yang kita utamakan, yaitu dengan membekali pelajar, mahasiswa agar berkelakuan dan bertingkah laku yang baik," ujar Miko, Senin (8/3/2022).

Lebih lanjut Miko mengatakan, kasus kekerasan dan penganiayaan di kalangan pelajar berlatar belakang perguruan silat menjadi hal yang sangat memprihatinkan.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Dia mencontohkan, pada kasus terbaru terkait penyerangan kepada salah satu pelajar di Ngimbang yang dilakukan S dan SA beserta 3 rekan lainya yang masih buron merupakan bagian dari perguruan silat.

"Bahwa yang bersangkutan memang benar mengikuti perguruan silat, benar bahwa korban maupun pelaku mengikuti perguruan silat di Kabupaten Lamongan," jelasnya.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Oleh karena itu, kata Miko, butuh penanganan dan upaya serius dari berbagai pihak agar kejadian serupa bisa diredam dan tidak kembali terjadi di kemudian hari.

"Ini tentu menjadi satu keprihatinan. Menjadi tugas kita bersama, mulai dari orang tua, dari penyelenggara pendidikan di sekolah hingga masyarakat sekitar. Untuk bisa berikan edukasi bahwa tindakan yang dilakukan ini adalah tindakan yang melanggar hukum, tindakan seorang pengecut," tutur Miko.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.