Kamis, 18 Jun 2026 08:45 WIB

Ustaz di Banyuwangi Jadi Korban Penusukan, Pelaku Diduga Tetangga

Ustaz Rosyid (kanan), korban penusukan (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)
Ustaz Rosyid (kanan), korban penusukan (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)

Banyuwangi - Penusukan kembali menimpa tokoh agama Islam di Banyuwangi. Kali ini korbannya adalah Ketua Ranting NU Dusun Truko, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Ustaz Rosyid.

Ustaz Rosyid diketahui ditusuk oleh tetangganya sendiri. Beruntung korban berhasil menyelamatkan diri dan hanya mengalami luka kecil di bagian perut.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ketua MWC NU Kecamatan Sempu, Turmudzi membenarkan peristiwa tersebut.

"Iya benar. Kejadiannya kemarin pas Duhur," ungkap Turmudzi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/3/2022).

Menurut Turmudzi, korban saat itu hendak pulang usai melaksanakan Salat Duhur berjamaah di masjid setempat.

"Pas berada di depan rumah pelaku, dekat masjid juga, tiba-tiba pelaku menyerang Ustadz Rosyid," ungkapnya.

Pelaku lalu mencoba menikam korban di bagian perut. Korban mencoba menghindar, hingga akhirnya serangan pelaku hanya menyerempet sedikit di bagian perut.

Melihat serangannya tidak sesuai sasaran, pelaku hendak menusuk korban kembali. Namun beruntung korban berhasil menyelamatkan diri dengan berlari ke arah masjid.

"Karena mau ditusuk ulang, akhirnya Ustadz Rosyid lari dan masuk ke masjid. Pelaku berhenti mengejar korban," jelas Turmudzi.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka goresan di bagian perut.

"Sarung dan baju korban jebol, luka berdarah sedikit di bagian perut, tidak sampai dirawat," ungkapnya.

Meski tidak menyebabkan luka parah, Turmudzi khawatir pelaku akan nekat menyerang korban kembali. Sebab hingga saat ini pelaku masih bebas berkeliaran.

"Pelaku masih belum diamankan. Sampai saat ini masih belum laporan resmi ke polsek. Infonya masih laporan di desa juga Bhabinkamtibmas dan Babinsa," paparnya.

Baca Juga: Inilah Motif Kasus Penusukan di Malang yang Tewaskan Joki Balapan

Dia mendorong Pemdes Karangsari agar melaporkan kejadian tersebut ke polisi agar kemanan korban benar-benar terjamin.

"Kami sudah kontak Sekdes Karangsari agar melakukan langkah-langkah demi keamanan korban. Karena nggak ada yang bisa jamin, pelaku nggak ngelakukan lagi," tambah dia.

Terpisah, Kapolsek Sempu AKP Karyadi mengaku belum menerima laporan kasus penusukan tersebut.

"Kita belum menerima laporan mas," jawabnya singkat.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.