Selasa, 16 Jun 2026 17:59 WIB

Inilah Motif Kasus Penusukan di Malang yang Tewaskan Joki Balapan

Foto: Tersangka M. Haidir Ali (kanan) saat diamankan Polres Malang. (Aris /jatimnow.com)
Foto: Tersangka M. Haidir Ali (kanan) saat diamankan Polres Malang. (Aris /jatimnow.com)

jatimnow.com-Motif utang piutang menjadi penyebab pembunuhan yang dilakukan oleh M. Haidir Ali alias MHA (29) warga Ciptomulyo, Sukun, Kota Malang. Tersangka nekat menusuk temannya sendiri ES (22). Korban ES (22) diketahui tewas saat menjalani perawatan di puskesmas dengan luka tusukan di beberapa bagian tubuhnya.

Wakapolres Malang Kompol Bayu Marfiando mengatakan, insiden pembunuhan ini terjadi di Desa Putat Lor RT 10 RW 2, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, pada Kamis (11/12/2025) lalu. Kejadian tersebut terjadi di rumah Haikal, yang merupakan teman korban dan tersangka.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Tersangka merupakan teman korban. Korban ini mempunyai utang kepada tersangka sebesar Rp2.450.000. Lalu pelaku ini mencoba mengajak korban untuk duduk bersama, secara baik-baik, akan tetapi ajakan tersebut dihiraukan, hingga terpancing emosinya," ujarnya, Rabu (24/12/2025).

Tersangka yang terpancing emosi mencoba menghampiri korban, dan berkata 'Jika mempunyai masalah diselesaikan baik-baik', tetapi korban menjawab 'Saya tidak lari', pelaku emosi dengan jawaban korban, dan langsung mengeluarkan pisaunya yang dibawanya. Melihat hal itu korban langsung memukul tersangka sebanyak satu kali.

"Tersangka langsung menusukkan pisaunya sebanyak dua kali pada bagian sekitar alat vital dan di bawah dada korban. Kemudian korban mengeluarkan pisau, akan tetapi pada saat ingin menusukkan pisau ke tersangka, pisau tersebut terjatuh," terangnya.

Korban kemudian tersungkur di lokasi kejadian. Tersangka kemudian menaruh pisau yang digunakan di teras rumah dan kabur melarikan diri.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Pelaku sempat melarikan diri selama lima hari hingga diamankan pada Selasa 16 Desember 2025. Setelah serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi," tuturnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang AKP Muhammad Nur mengungkapkan, korban diketahui meminjam uang Rp5 juta ke tersangka untuk memodifikasi sepeda motor untuk ajang balap. Dari utang tersebut korban sudah membayar sebagian dan tersisa Rp2,4 juta utangnya.

"Korban ini meminjam uang yang digunakan memodifikasi motor Rp 5 juta, sudah dibayarkan sebagian. Sisanya ini mau ditagih oleh pelaku, akhirnya bertemu di rumah saksi yang juga teman keduanya. Memang korban ini diajak bertemu untuk menyelesaikan permasalahan secara baik-baik,"jelasnya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Tapi kata Nur, justru perdebatan hingga kontak fisik dan terjadi penusukan oleh tersangka ke temannya sendiri. Penyebabnya tersangka merasa tak terima dengan ucapan korban, yang seolah meremehkan ajakan penyelesaian utang secara baik-baik.

"Korban ini memang datang diajak untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik, tapi tidak ada titik temu, terjadi adu argumen, akhirnya terjadi penusukan," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.