Sabtu, 13 Jun 2026 07:56 WIB

Sebabkan Jalan Rusak, Mas Dhito Segera Kumpulkan Pengusaha Galian Tambang

Bupati Kediri, Hanindhoto Himawan Pramono saat meninjau jalan rusak. (Foto: Dok. Humas Pemkab Kediri)
Bupati Kediri, Hanindhoto Himawan Pramono saat meninjau jalan rusak. (Foto: Dok. Humas Pemkab Kediri)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono meninjau langsung kondisi jalan yang rusak, di ruas jalan Banyakan-Tiron dan Tiron Babadan. Beberapa waktu lalu warga setempat menanami jalan yang rusak dengan pohon pisang sebagai bentuk protes.

Usai melihat langsung kondisi jalan tersebut, Mas Dhito minta maaf kepada masyarakat Kabupaten Kediri karena masih banyaknya fasilitas jalan yang rusak.

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

Mas Dhito turun langsung melihat kondisi ruas jalan Banyakan-Tiron dan Tiron-Babadan yang mengalami rusak parah. Berjalan di ruas Tiron-Babadan, Mas Dhito pun bertanya kepada masyarakat di sekitar ruas jalan tersebut mengenai penyebab dan sejak kapan jalan tersebut mengalami kerusakan.

Selepas menanyakan kerusakan jalan tersebut kepada warga, Mas Dhito terlihat berdiskusi dengan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra. "Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri, jika selama ini belum bisa menikmati fasilitas jalan yang layak," ujarnya, Sabtu (19/2/2022)

Mas Dhito berjanji akan memperbaiki kerusakan di dua ruas jalan tersebut. Mas Dhito akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR, Kecamatan, dan berbagai pihak termasuk Kepala Desa agar jalan di Kabupaten Kediri ini semakin baik mengingat jalan tersebut merupakan jalan yang menjadi akses ke Bandara yang rencananya akan beroperasi pasa Juli 2023.

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

"Di tahun anggaran 2022 ini rencananya untuk ruas jalan Banyakan-Tiron akan dilakukan penanganan Peningkatan jalan, sedangkan untuk Tiron-Babadan akan dilakukan penanganan pemeliharaan berkala," tuturnya.

Mengetahui salah satu penyebab kerusakan tersebut adalah seringnya dilewati truk dari perusahaan galian, Mas Dhito langsung menuju ke lokasi penggalian yang ada disekitar jalan tersebut. Namun, pemilik perusahaan ini belum bisa ditemui.

Baca Juga: Pemkab Kediri Berikan Beasiswa BERANI untuk 58 Atlet Berprestasi

Minggu depan, kata Mas Dhito, perusahaan-perusahaan galian yang ada di Kabupaten Kediri ini akan dikumpulkan untuk diberikan sosialisasi dan arahan mengenai perijinan. Mas Dhito juga tak akan segan mencabut izin perusahaan galian legal jika perusahaan tersebut menyalahi aturan.

"Saya bisa minta tanggung jawab sosial dan lingkungannya. Artinya perusahaan ini bisa memberikan dana kepada pemerintah kabupaten untuk perbaiki jalan," pungkasnya. (ADV)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.