Kamis, 18 Jun 2026 02:21 WIB

Ketua MUI Pesanggaran, Banyuwangi Ditusuk oleh Seorang Santri

Polisi menunjukkan lokasi penusukan ketua MUI Kecamatan Pesanggran, Kabupaten Banyuwangi, KH Affandi Musyafa
Polisi menunjukkan lokasi penusukan ketua MUI Kecamatan Pesanggran, Kabupaten Banyuwangi, KH Affandi Musyafa

Banyuwangi - Ketua MUI Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, KH Affandi Musyafa diserang memakai belati oleh seorang santri yang belum genap satu bulan menimba ilmu di Ponpes Miftahul Hidayah yang dipimpin korban.

Penyerangan itu terjadi di rumah korban yang juga dilingkup Ponpes Miftahul Hidayah Dusun Tembakur, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggran.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kapolsek Pesanggaran, AKP Subandi menyebut, korban tertusuk di beberapa bagian tubuhnya.

"Saat kami sampai di lokasi, pelaku kabur. Setelah kami lakukan pengejaran, sekitar pukul 13.30 WIB pelaku kita amankan. Saat ini kita lakukan pemeriksaan," jelas Subandi, Jumat (18/2/2022).

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

Subandi menjelaskan, penyerangan terhadap korban terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu korban kedatangan salah satu santrinya yang mengaku sakit perut dan ingin berobat.

Sementara dari keterangan Hj Mudmainah, istri korban, tamu dinihari itu ternyata santrinya bernama Darmanto (36).

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

"Pelaku datang meminta obat dengan alasan sakit perut. Setelah masuk rumah dan berbincang dengan kiai, saya masuk kamar untuk melakukan sholat. Tidak lama kemudian saya mendengar terikan minta tolong ternyata pak kiai. Saya melihat pak kiai berlumuran darah," jelas Mudmainah.

Setelah itu, pintu rumahnya ditutup oleh suaminya dan dikunci agar pelaku tidak kembali lagi. Dan dinihari itu juga, korban dilarikan ke Rumah sakit Al Huda Genteng untuk mendapat perawatan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.