Rabu, 17 Jun 2026 00:20 WIB

Petani di Pasuruan yang Terseret Tanah Longsor Ditemukan Tewas

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 07 Feb 2022 12:18 WIB
Petugas dibantu warga mengevakuasi jenazah petani yang terseret tanah longsor di sungai. (Foto: Polsek Nongkojajar/jatimnow.com)
Petugas dibantu warga mengevakuasi jenazah petani yang terseret tanah longsor di sungai. (Foto: Polsek Nongkojajar/jatimnow.com)

Pasuruan - Alim Astuti (48), petani asal Dusun Kletak, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan yang terseret tanah longsor, Minggu (6/2/2022) ditemukan meninggal dunia, Senin (7/2/2022).

Jenazah korban ditemukan tersangkut pohon pinus di area Sungai Coban Waru, Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Sudah ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB tadi. Yang menemukan dua warga Kayukebek yang mencari pasir di Sungai Coban Waru," jelas Kapolsek Nongkojajar, Polres Pasuruan, AKP Kusmani, Senin (7/2/2022).

Baca juga: Petani di Pasuruan Terseret Tanah Longsor, 1 Orang Hilang

Begitu mendapat informasi penemuan jenazah, polisi bersama Muspika Kecamatan Tutur langsung melakukan cek di TKP dan membawa jenazah tersebut ke puskesmas.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Setelah dilakukan visum luar, didapati bukti jika jenazah yang ditemukan adalah Alim Astuti yang terseret tanah longsor hingga terperosok ke sungai yang banjir.

"Saat ini jenazah korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga," tandasnya.

Baca Juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya

Diberitakan sebelumnya, sepasang suami istri di Dusun Kletak, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, terseret tanah longsor akibat banjir hingga terperosok ke dalam saluran air yang curam dan berarus deras.

Alim Astutik (48) yang dinyatakan hilang, saat itu sedang bersama suaminya Tamun (44). Keduanya berteduh di dekat ladang garapan, namun tak lama terjadi tanah longsor di lokasi. Tamun berhasil selamat dan menjalani perawatan medis.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.