Senin, 15 Jun 2026 05:02 WIB

Petani di Pasuruan Terseret Tanah Longsor, 1 Orang Hilang

  • Penulis : Moch Rois
  • | Minggu, 06 Feb 2022 20:05 WIB
Petani yang selamat usai terseret tanah longsor di Pasuruan. (Foto: Polsek Nongkojajar/jatimnow.com)
Petani yang selamat usai terseret tanah longsor di Pasuruan. (Foto: Polsek Nongkojajar/jatimnow.com)

Pasuruan - Sepasang suami istri di Dusun Kletak, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, terseret tanah longsor akibat banjir hingga terperosok ke dalam saluran air yang curam dan berarus deras.

Akibatnya, wanita bernama Alim Astutik (48) dinyatakan hilang. Sedangkan suaminya bernama Tamun (44), berhasil selamat dan kini dirawat di Puskesmas Kecamatan Tutur.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Benar, 1 orang perempuan (petani) dinyatakan hilang terseret tanah longsor dan banjir. TKP-nya di wilayah Hutan Pusung Wariya yang termasuk Hutan Perhutani (kontrakan) Petak 22 C Desa Ngadirejo. Sedangkan suaminya selamat," jelas Kapolsek Nongkojajar, Polres Pasuruan, AKP Kusmani, Minggu (6/2/2022).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Peristiwa terjadi pukul 14.30 WIB. Saat itu, Desa Ngadirejo dilanda hujan lebat disertai petir. Lebatnya hujan membuat Tamun mengajak istrinya berteduh di sebuah pondokan di dekat lahan garapan bersama satu orang saksi bernama Takim.

Namun tidak ada yang mengira, tiba-tiba terjadi longsoran tanah yang berakibat ketiga korban terseret. Takim berhasil menarik Tamun yang terseret untuk menyelamat diri. Sementara Alim Astuti tidak tertolong. Ia terbawa tanah longsor menuju saluran air hujan di sungai.

Baca Juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya

"Sampai saat ini korban belum ditemukan. Karena cuaca buruk dan listrik padam, pencarian dilanjutkan besok pagi (7/2/2022)," pungkas Kusmani.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.