Selasa, 16 Jun 2026 15:46 WIB

Miris, Warga Magetan Cabuli Tetangga yang Masih SMP Selama 3 Tahun

Pelaku diamankan di Mapolres Magetan. (Foto: Polres Magetan/jatimnow.com)
Pelaku diamankan di Mapolres Magetan. (Foto: Polres Magetan/jatimnow.com)

Magetan - Pria berinisial R (59) pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur, rupanya bukan sekali melakukan aksi bejatnya itu. Dari hasil pemeriksaan satreskrim Polres Magetan, R melakukannya selama 3 tahun.

"Tidak cuma sekali. Telah dilakukan 13 kali oleh pelaku (R)," ujar Kasatreskrim Polres Magetan, AKP Rudi Hidajanto, Rabu (2/2/2022).

Baca Juga: Polres Malang Ungkap Pencabulan Berkedok Pengobatan Alternatif di Gedangan

Baca juga: Cabuli Tetangga yang Masih SMP, Warga Magetan Ditangkap Polisi

Dari hasil penyidikan, perbuatan pelaku ini dilakukan sejak tahun 2019 hingga 2022. Sejak korban duduk di kelas 1 hingga kelas 3 SMP.

"Lokasinya kadang di rumahnya. Kalau pas tidak ada orang tua korban maupun keluarga korban," kata Rudi.

Baca Juga: Diduga Produksi Konten Porno, Pasangan Asal Kediri Diamankan Polisi Tulungagung

Ironisnya, aksi cabul juga dilakukan di penginapan, sesuai kesepakatan antara pelaku dan korban.

"Meski perbuatan dugaan cabul ini dilakukan suka sama suka tanpa paksaan, kami tetap mejerat tersangka dengan pasal dengan pasal 82 Undang Undang RI tentang perlindungan anak. Karena korban masih di bawah umur," tuturnya.

Sebelumnya, R digelandang polisi usai mencabuli tetangganya sendiri yang masih duduk di bangku SMP. Ia dibekuk di rumahnya.

Baca Juga: Polres Gresik Bekuk Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Peristiwa terungkap pada saat razia handpone oleh guru BP di sekolah korban. Pada saat pemeriksaan ada foto-foto pelaku dan korban yang diduga telah melakukan perbuatan tidak pantas.

Foto tidak pantas itu adalah foto bugil korban dengan pelaku. Pihak sekolah melalukan klarifikasi dan peringatan kepada korban, hingga kemudian ia dikeluarkan dari sekolah.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.