Senin, 22 Jun 2026 04:23 WIB

Foto: Aktivitas Warga Rejoso Pasuruan di Tengah Kepungan Banjir

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 19 Jan 2022 16:10 WIB
Banjir di Kecamatan Rejoso, Pasuruan menghambat aktivitas warga. (Foto-foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Banjir di Kecamatan Rejoso, Pasuruan menghambat aktivitas warga. (Foto-foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Banjir masih terus terjadi di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Rabu (19/1/2022). Genangan di sejumlah titik lokasi diketahui berlangsung sejak Senin (17/1/2022) sore.

Desa Rejoso Lor yang berada di pinggir akses Jalan Raya Pasuruan-Probolinggo adalah wilayah yang paling parah, dengan ketinggian air 30-70 sentimeter.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Karena tingginya air, jadi tim BPBD, Muspika Rejoso, relawan, dan warga bergotong-royong melakukan evakuasi warga yang beraktivitas. Mulai dari belanja sampai bekerja dengan perahu karet," jelas Camat Rejoso, Ahmad Hadi, Rabu (19/1/2021).

Relawan bahu-membahu melakukan evakuasi terhadap warga yang beraktivitas.Relawan bahu-membahu melakukan evakuasi terhadap warga yang beraktivitas.

Meski demikian, di beberapa desa Kecamatan Rejoso, ketinggian air mulai tampak menurun. Seperti di Desa Sadengrejo dan Pautuguran, banjir terlihat surut sampai dengan 10 sentimeter.

"Dibandingkan tadi pagi, sore ini di Desa Sadengrejo dan Pautuguran surut sekitar 10 sentimeter. Tapi ini sementara, sebab saat ini hujan turun lagi," ujar Hadi.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Hal yang sama juga terjadi di Kecamatan Grati, yakni di Desa Kedawung Kulon dan Kedawung Wetan. Dua wilayah yang sebelumnya paling parah digenangi banjir ini, terlihat mulai surut.

"Alhamdulillah sudah surut, jalan umum sudah bisa dilaui. Namun jalan-jalan di kampung seperti di Dusun Kebrukan masih tergenang," papac Camat Grati, Nanang Muji Laksono.

Banjir melumpuhkan aktivitas warga Kecamatan Rejoso, Pasuruan.Banjir melumpuhkan aktivitas warga Kecamatan Rejoso, Pasuruan.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Kedawung Kulon, Mita Ardiningtyas mengatakan, pihak desa mengupayakan mendatangkan alat berat melalui pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mengangkat timbunan sampah tunggak kayu dan sampah lainnya berada di sungai.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

"Sampah yang menyumbat sungai di bawah dua jembatan Kedawung Kulon sudah diangkat alat berat semua. Air sudah mulai surut. Warga juga bekerja bakti menyumbat tanggul yang jebol dengan sak isi pasir dan tanah liat. Dapat bantuan sak dari BPBD," jelasnya.

Warga mengevakuasi kendaraan bermotor untuk melintasi banjir di Kecamatan Rejoso.Warga mengevakuasi kendaraan bermotor untuk melintasi banjir di Kecamatan Rejoso.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.