Minggu, 14 Jun 2026 10:10 WIB

Rampas Kalung Emak-emak Penjual Es di Pasuruan, Dua Pelaku Dibekuk

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 18 Jan 2022 14:26 WIB
Eko (kanan) dan Trisno (kiri) saat di Mapolsek Rembang. (Foto: Polsek Rembang/jatimnow.com)
Eko (kanan) dan Trisno (kiri) saat di Mapolsek Rembang. (Foto: Polsek Rembang/jatimnow.com)

Pasuruan - Seorang emak-emak di Kabupaten Pasuruan jadi korban perampasan kalung emas oleh dua orang pelaku, saat menjaga warung es miliknya di Dusun Karangpanas, Desa Oro-oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang.

Korban adalah Yulfa (41), warga Dusun Nganglang, Desa Oro-oro ombo Kulon, Kecamatan Rembang.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Kapolsek Rembang Polres Pasuruan AKP Pujianto menerangkan, aksi jambret bermula dari kedua pelaku yang berkeliling berboncengan dengan motor Suzuki Satria FU Nopol N 5978 U untuk mencari target sasaran perampasan, Senin (17/1/2022) kemarin sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat pelaku melihat warung es milik korban dalam suasana sepi, kedua pelaku pun melancarkan aksinya.

Pelaku adalah Trisno Sari (39), warga Desa Banmati, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo dan Eko Maryanto alias Kucur (37), warga Dusun Karangpanas, Desa Oro-oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang.

"Jadi mereka pura-pura beli es. Setelah minum sekitar setengah jam dan melihat suasana warung sepi, pelaku Eko Maryanto langsung membekap mulut korban dan menarik kalung korban," jelas AKP Pujianto, Selasa (18/1/2021).

Mendapati tindakan perampasan itu, korban pun melawan dan berteriak untuk minta pertolongan warga.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Pelaku Eko Maryanto tak menggubris dan terus berusaha melakukan perampasan. Sementara pelaku Trisno Sari berjaga di pintu samping warung.

Di satu sisi, warga yang mendengar teriakan korban kompak melakukan penyergapan dengan cepat hingga berhasil menangkap pelaku Trisno Sari. Sedangkan pelaku Eko Maryanto berhasil kabur dengan tangan kosong.

Polisi yang datang, langsung melakukan lidik dan pengejaran untuk menangkap pelaku Eko.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Kita dapat petunjuk sekira pukul 17.30 WIB jika pelaku bersembunyi di persawahan Desa Pekoren. Tim langsung bergerak dan berhasil membekuk pelaku Eko Maryanto," ungkapnya.

Dari hasil penyidikan, kedua pelaku berdalih jika nekatnya mereka melakukan perampasan akibat terhimpit uutang.

"Mereka melakukan kejahatan ngakunya karena banyak utang," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.