Kamis, 11 Jun 2026 04:11 WIB

Hipoi Karya Mahasiswa Undika, Rak Hidroponik Percantik Interior Rumah

Mahasiswa S1 Desain Produk Universitas Dinamika, Muhammad Nizar dan rak hidroponik multifungsi ciptaannya (Foto: Humas Undika for jatimnow.com)
Mahasiswa S1 Desain Produk Universitas Dinamika, Muhammad Nizar dan rak hidroponik multifungsi ciptaannya (Foto: Humas Undika for jatimnow.com)

Surabaya - Mahasiswa S1 Desain Produk Universitas Dinamika (Undika), Muhammad Nizar membuat rak hidroponik multiguna. Inovasi yang diberi nama Hipoi ini juga bisa berfungsi untuk mempercantik interior rumah.

"Selain itu, Hipoi bermanfaat untuk menciptakan lingkungan rumah semakin asri," kata Nizar yang merupakan mahasiswa semester 7, Senin (10/1/2022).

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Nizar menjelaskan Hipoi memiliki ukuran tinggi 170 Cm dan lebar 60 Cm dilengkapi dengan empat susun rak. Dengan formasi rak 1 hingga 3 digunakan untuk meletakkan tanaman hidroponik. Sedangkan satu rak paling bawah untuk mesinnya.

"Hipoi ini hanya diperuntukkan untuk sayuran, karena ukuran tiap raknya hanya kurang lebih 50 Cm," ungkapnya.

Nizar menyampaikan konsep inovasi ini menggunakan teknologi grow light sebagai pengganti sinar matahari. Jadi menggunakan listrik untuk proses perawatan tanamannya, sehingga sangat memungkinkan untuk diletakkan di dalam rumah.

“Hipoi ini sistem perairannya beda dari yang lain. Saya memasang tandon pada rak paling bawah dan memasang selang dari atas ke bawah dan sebaliknya, jadi tersambung semua,” kata dia.

Baca Juga: Kampus Turun Gunung atau Sekadar Dipanggil Saat Perlu?

Jadi air akan berputar sampai habis diserap oleh tanaman, kata Nizar, sehingga tidak ada air yang terbuang sia-sia selama proses penanaman hidroponik ini.

Inovasi yang dibuatnya ini membutuhkan waktu kurang lebih dua minggu dengan biaya Rp2.440.000. Adapun komponen yang digunakan yakni multiplex, HPL, grow light, tandon air, bak hidroponik, selang, pompa ikan, kabel, pot hidroponik dan tanamannya.

“Kebetulan yang saya tanam ini adalah pakcoy yang masa panennya adalah satu bulan,” kata dia,

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

Menurutnya Hipoi ini sangat cocok untuk masyarakat yang menginginkan bercocok tanam di rumah, apalagi yang ingin memberikan hiasan dalam rumah.

"Karena Hipoi ini bisa menambah estetika dalam ruangan. Ruangannya lebih sehat karena ada tumbuhan. Saya berharap inovasi ini bisa diterima dan lebih berguna pada rumah dan menghasilkan produk sayuran yang lebih bagus juga," bebernya.

Inovasi ini pun telah mendapatkan penghargaan dari Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII) pada Indonesia Industrial Design Student Awards yang masuk dalam kategori Good Design.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.