Rabu, 17 Jun 2026 20:19 WIB

Petani Cemara Poa-poa di Pasuruan Kebanjiran Order Jelang Perayaan Natal

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 23 Des 2021 17:14 WIB
Budidaya cemara jenis poa-poa di Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan (Foto-foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Budidaya cemara jenis poa-poa di Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan (Foto-foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Jelang perayaan Hari Raya Natal, para petani cemara jenis poa-poa di Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan kebanjiran order. Banyaknya permintaan membuat para petani kuwalahan.

"Sekali kirim setiap satu tujuan minimal satu truk. Isinya seribuan pohon cemara poa-poa," jelas Komarudin alias Kapak, petani pohon cemara poa-poa setempat, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Dari daftar order yang diterima Kapak, saat ini dirinya telah memenuhi permintaan pasar di kawasan Lombok NTB, Surabaya, Medan, Jakarta bahkan sampai ekspor ke pasar luar negeri di Singapura.

Kapak menyebut, pohon cemara poa-poa ini kuat dan daunya tidak rontok meski pengirimannya menempuh jarak sampai berminggu-minggu.

"Prinsipnya saat hendak dikirim cemaranya dikarantina dulu. Kemudian ditanam kembali di pot sebagai hiasan Natal dan Tahun Baru," terangnya.

Setiap pengiriman, Kapak mengaku memberangkatkan satu sampai tiga truk pohon cemara poa-poa jelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Sehingga untungnya berlipat.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Harganya yang ukuran 50 sentimeter hingga 1 meter itu Rp 50 ribu sampai Rp 60 ribu. Kalau di atas 2 meter sekitar Rp 250 ribu," bebernya.

Selain indah dipandang untuk hiasan, perawatan cemara poa-poa terbilang mudah.

"Cukup disiram air saja. Kalau ada daun yang panjang cukup dipotong. Simpel," tandasnya.

Baca Juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya

Komarudin alias Kapak, petani cemara jenis poa-poa di Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten PasuruanKomarudin alias Kapak, petani cemara jenis poa-poa di Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.