Sabtu, 20 Jun 2026 01:55 WIB

Nelayan di Pasuruan Diimbau Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Saat Melaut

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 10 Des 2021 14:34 WIB
Satpolair Polres Pasuruan ingatkan para nelayan di Pelabuhan Pasuruan. (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Satpolair Polres Pasuruan ingatkan para nelayan di Pelabuhan Pasuruan. (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Satpolair Polres Pasuruan ingatkan para nelayan di Pelabuhan Pasuruan tentang potensi cuaca buruk di tengah laut.

Hal itu dilakukan, mengingat perubahan cuaca ekstrem secara mendadak di lautan, kerap terjadi dan menyebabkan insiden kecelakaan laut.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

"Meski ombak dan angin di wilayah Surabaya ke timur masih normal, namun di utara Madura dan di luar Jawa mayoritas kapal tidak boleh berlayar karena rawan cuaca ekstrem. Sehingga kami himbau para nelayan Pasuruan yang melaut agar waspada mengantisipasi perubahan cuaca tiba-tiba," jelas Kasat Polair Polres Pasuruan AKP Winardi, kepada jatimnow.com.

Winardi menyebut, berdasar pantauan BMKG, wilayah laut pasuruan termasuk kategori zona biru sehingga Syahbandar Pelabuhan Pasuruan mengizinkan nelayan berlayar.

Baca Juga: PMI Surabaya Latih Relawan Antisipasi Hantavirus dan Wabah

Nelayan Pasuruan yang biasa mencari ikan ke arah barat sampai perairan Juanda Sidoarjo lalu sisi utara masuk wilayah Karang Kokop, diharapkan segera berlindung di sekitar perairan Telocor jika cuaca buruk datang. Sementara bila berlayar di wilayah timur bisa berlindung di sekitaran wilayah Indonesia Power.

"Yang paling sering itu, nelayan berangkat melaut cuaca landai, tapi saat nebar jaring di laut tiba-tiba cuaca buruk dan datang ombak. Sehingga pas nebar jaring nelayan kadang jatuh ke laut. Karena sekarang kan musim hujan. Makanya kalau melihat mendung atau ombak besar datang, segera kembali atau cari tempat berlindung," pungkasnya.

Baca Juga: Cuaca Probolinggo Panas dan Lembap, BPBD Ingatkan Dampak Kemarau Panjang

Polair Polres Pasuruan imbau nelayan. (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)Polair Polres Pasuruan imbau nelayan. (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.