Selasa, 16 Jun 2026 14:04 WIB

PMI Rawan Terpapar Omicron, Disnakertrans Jatim Siapkan Pencegahan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 09 Des 2021 11:57 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Jawa Timur - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim menyiapkan pencegahan penularan Covid-19 varian baru Omicron yang baru-baru ini diumumkan merebak di negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia. Ini menyusul banyak pekerja migran Indonesia (PMI) asal Jawa Timur yang penempatan di negara tersebut.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnakertrans Jatim, Sunarya mengatakan bagi PMI yang hendak berangkat ke negara tujuan wajib mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Seperti vaksin harus menyesuaikan dengan yang diakui negara penempatan.

Baca Juga: Disnakertrans Belum Terima Aduan dari Pengusaha Tulungagung terkait UMK 2025

"Kami penuhi sesuai negara penempatan. Harus menuruti," kata Sunarya kepada wartawan, Kamis (9/12/2021).

Sementara bagi PMI yang akan pulang ke kampung halaman, Sunarnya menginformasikan bahwa pintu keluar dan masuk Bandara Juanda, Surabaya di Sidoarjo, masih ditutup. Saat ini semuanya pulang melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan Bandara Sam Ratulangi, Manado.

Apabila lolos skrining dari pintu masuk internasional tersebut, PMI masih diwajibkan untuk tes swab dan karantina. Sesampainya di Jatim, prosedur yang sama juga akan dijalani PMI. Tempat karantina telah disiapkan di Rumah Sakit Haji, Surabaya. Jika positif akan dirujuk ke RS Lapangan Indrapura.

Baca Juga: Apindo Tulungagung Minta Pemberian UMK Pertimbangkan Klasifikasi Pekerja

Nah, apabila PMI itu negatif dan menyelesaikan karantina tiga hari, diperbolehkan pulang ke daerah asal. Saat di kabupaten/kota setempat, PMI disuruh karantina. Ketika di rumah juga karantina selama 14 hari dengan pengawasan RT/RW dan puskesmas.

"Itu prosedur mengantisipasi prosedurnya," jelas Sunarya.

Baca Juga: UMK di Tulungagung Naik 6,5 Persen Tahun Depan

Dia menambahkan, beberapa negara tujuan PMI telah dibuka. Jatah untuk Jatim sebanyak 37 ribu PMI. Negara-negara tujuan terbanyak antara lain, Hong Kong, Taiwan, Singapura dan Brunei Darussalam.

"Kalau di Arab Saudi masih belum," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.