Rabu, 17 Jun 2026 14:23 WIB

Relawan dan Bantuan Terus Mengalir ke Korban Banjir Bandang Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Minggu, 24 Jun 2018 15:34 WIB
Bantuan terus mengalir untuk korban banjir./Foto: Hafiluddin Ahmad.
Bantuan terus mengalir untuk korban banjir./Foto: Hafiluddin Ahmad.

jatimnow.com - Banjir bandang yang melanda empat dusun di Desa Alas Malang Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi mengundang reaksi banyak pihak.

Bantuan yang datang baik dari perseorangan maupun yang mengatasnamakan lembaga (instansi) kian berdatangan terhitung sejak Jumat malam hingga hari ini.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Mulai dari sembako, air mineral, pakaian bersih, makanan siap saji, bahan makanan seperti telur, daging ayam serta berbagai bantuan lainnya memenuhi kantor Balai Desa Alas Malang yang disulap menjadi posko tanggap bencana.

"Kalau jenis bantuan beragam mulai makanan, minuman, mie, air mineral dan lain-lain," kata Imam Santoso penjaga gudang dari BPBD di pos kantor Desa Alas Malang, Minggu (24/6/2018).

Sedangkan salah satu penyumbang, Ikrima (25) yang mengaku asal Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng menuturkan, setelah dirinya mengetahui adanya peristiwa banjir yang melanda Dusun Karangasem, Garit, Bangunrejo, dan Wonorekso, Jumat dua hari yang lalu, dirinya mengaku terpanggil untuk memberikan bantuan.

"Saya bongkar lemari, sebagian pakaian saya, adik, ibu, dan bapak saya minta untuk disumbangkan ke sini," urainya menunjukkan satu kantong plastik besar berisi pakaian layak.

Tak hanya itu, kata Ikrima yang saat itu ditemani oleh salah satu rekan kerjanya pada sebuah KSP di Kota Genteng, Novitasari (25). Saat dirinya keluar dari rumahnya, salah seorang tetangganya menanyakan mau dibawa kemana sekantong plastik hitam yang ia jinjing itu.

Lantas iapun menjawab, mau ke Alas Malang memberikan pakaian. Lalu dijawab oleh tetangganya yang biasa disapa ibu Dwi itu dan menitipkan satu kantong bahan makanan.

"Kalau yang ini (kantong plastik merah,red) dari bu Dwi tetangga kami berisi sembako. Mumpung hari Minggu," ujar Rima panggilannya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sementara itu, Soni Efendi yang mengaku dari Dusun Swalo, Desa Sumbersari, Kecamatan Srono bersama beberapa temannya datang sebagai relawan membantu warga masyarakat yang terpapar banjir bandang.

"Sejak pagi tadi saya sudah di sini," kata Soni.

Dia menyebutkan, tadi malam (Sabtu) sekitar pukul 20.00 WIB, mengatakan ada instruksi dari Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang meminta dari setiap desa untuk mengirimkan bantuan berupa tenaga atau sumbangan dalam bentuk lain.

"Katanya orang dari desa (Sumbersari) pak Bupati meminta bantuan dari setiap desa supaya membantu korban banjir di sini," terangnya.

Sementara itu, dari pantauan jatimnow.com, hingga pukul 13.30 WIB ini ratusan warga terlihat bergotong royong membersihkan akses jalan dari pertigaan Desa Alas Malang menuju Desa Gambor Kecamatan Singojuruh ke arah Kota Genteng.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Sekitar 20 truk dikerahkan untuk mengevakuasi material banjir dan dibantu 6 ekskavator mengangkut material banjir, pasir dan pohon-pohon.

Tumpukan material pasir masih terlihat di beberapa titik, potongan pohon-pohon juga masih terlihat pasca banjir bandang yang terjadi Jumat sekitar pukul 09.00 WIB itu.

Hingga kini, relawan-relawan bencana dari perorangan, Pramuka, TNI-Polri, BPBD, SAR, organisasi kemasyarakatan, pegiat komunitas berbondong-bondong membantu proses pemulihan daerah terdampak banjir.

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.