Kamis, 18 Jun 2026 03:21 WIB

Bergambar Khofifah-Emil, Bantuan Demokrat untuk Korban Banjir Ditolak

  • Penulis :
  • | Sabtu, 23 Jun 2018 20:24 WIB
Jajaran DPC Demokrat Banyuwangi ketika menyampaikan bantuan langsung kepada warga./Foto: Hafiluddin Ahmad
Jajaran DPC Demokrat Banyuwangi ketika menyampaikan bantuan langsung kepada warga./Foto: Hafiluddin Ahmad

jatimnow.com - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Demokrat Banyuwangi berniat menyalurkan bantuan air mineral terhadap korban banjir. Namun, pihak BPBD Banyuwangi menolak bantuan tersebut.

Alasan penolakan tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi Eka Muharram.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Dia menyebutkan, bahwa di dalam kemasan air mineral yang diperbantukan tersebut terdapat gambar pasangan calon Pemilihan Gubernur Jatim, Khofifah-Emil Dardak.

"Kami berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang salah satunya adalah non-proliter. Berarti tidak boleh berpolitik," ungkap Eka kepada wartawan di Balai Desa Alas Malang, Sabtu (23/6/2018) malam.

Eka menjelaskan, sebagai lembaga yang bergerak di bidang penanggulangan bencana pihaknya mengaku berpedoman pada mekanisme dan aturan perundang-undangan.

Menurutnya, dirinya tidak bermaksud secara serta merta menolak bantuan bagi korban bencana seperti yang terjadi di Desa Alas Malang ini yang melanda Dusun Karangasem, Wonorekso, Bangunrejo, dan Gurit.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Tolonglah tidak menggunakan atribut-atribut politik untuk memberikan bantuan maupun sumbangan. Karena sumbangan itu tidak ada kepentingan apapun. Jadi, kepentingannya murni kepentingan kemanusiaan," papar Eka.

Dari informasi yang diterima jatimnow.com, sebelumnya rombongan DPC Partai Demokrat Banyuwangi sempat memberikan langsung bantuan air mineral kepada beberapa warga di Dusun Wonorekso Desa Alas Malang Kecamatan Singojuruh.

"Kalau berbau politik, kita, kita ee.. tolong diganti kemasannya. Bukan menolak," tegasnya.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.