Rabu, 17 Jun 2026 01:32 WIB

SDN 7 Tegalharjo, Banyuwangi Terpaksa Gelar KBM di Serambi Masjid

  • Penulis : Rony Subhan
  • | Selasa, 23 Nov 2021 19:44 WIB
SDN 7 Tegalharjo, Banyuwangi menggelar KBM di serambi masjid
SDN 7 Tegalharjo, Banyuwangi menggelar KBM di serambi masjid

Banyuwangi - Puluhan murid SDN 7 Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi terpaksa menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) di serambi masjid.

Hal itu terjadi lantaran jembatan yang menjadi akses menuju ke sekolah mereka ambrol diterjang banjir.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Setelah jembatan yang menjadi akses menuju sekolah ambrol pada Kamis (18/11/2021), kegiatan belajar mengajar (KBM) para murid dipindah ke serambi masjid.

"Total ada 30 murid yang kita relokasikan sementara ke Masjid At-Taufik Desa Karangharjo, dari total 48 murid yang bersekolah," terang Kepala SDN 7 Tegalharjo, Yami kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).

Menurut Yami, untuk 18 murid yang rumahnya dekat dengan sekolah dan kondisinya masih terisolir bersama puluhan warga Dusun Gunung Krikil, Desa Tegalharjo, diberlakukan kelas daring (online) dengan seorang guru pembimbing yang berdomisili dekat sekolah.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"18 siswa yang kini masih terisolir kita berlakukan kelas daring, dengan dibimbing guru olahraga yang kebetulan rumahnya berada dekat dengan sekolah," ujar dia.

Untuk penggunaan serambi masjid, Yami sudah meminta izin kepada sesepuh maupun takmir. Mereka memperbolehkan proses belajar mengajar digelar di sana, sambil menunggu jembatan dibangun.

"Terkait batas waktu penggunaan, belum bisa ditentukan. Bisa sampai tiga bulan, sampai ada titik terang dibangunnya akses menuju sekolah," papar Yami.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar, Yami memerintahkan semua guru untuk mengakses materi pembelajaran yang ada di internet.

"Selain mengandalkan materi dari buku lembar kerja siswa (LKS), untuk materi tambahan saya perintahkan untuk mengambil yang ada di internet," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.