Kamis, 18 Jun 2026 18:50 WIB

Air Bersih Disalurkan ke Desa Terdampak Banjir Bandang di Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Sabtu, 23 Jun 2018 13:47 WIB
Warga Desa sumber arum Banyuwangi mengantre untuk mendapatkan air bersih usai banjir bandang kemarin
Warga Desa sumber arum Banyuwangi mengantre untuk mendapatkan air bersih usai banjir bandang kemarin

jatimnow.com - Setelah sempat menunggu, akhirnya warga di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, bisa sedikit bernafas lega. Suplai air bersih mulai disalurkan ke desa yang berada di kawasan hulu, yang menjadi kawasan terdampak banjir bandang, Jumat (21/6/2018) kemarin.

Kepala Desa (Kades) Sumberarum Ali Nurfatoni mengatakan, mobil tangki berkapasitas 4000 liter air bersih dari PDAM Banyuwangi, sudah masuk ke desanya siang ini. Namun itu dirasa belum mencukupi untuk kebutuhan 700 Kepala Keluarga (KK) yang ada.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Siang ini 4000 liter air, sekarang warga sedang antri untuk mendapatkannya. Nanti sore akan dikirimkan lagi karena ini memang sifatnya darurat," katanya kepada Jatimnow.com, Sabtu (23/6/2018).

Bantuan air bersih untuk Desa Sumberarum,  juga akan datang dari pihak RSUD Blambangan, Banyuwangi. Kades yang juga mantan Jurnalis, ini mengaku sudah mendapatkan kepastian kabar baik itu dari Direktur RSUD Blambangan, dokter Taufik.

"Alhamdulillah, bantuan air bersih juga segera datang dari RSUD Blambangan," cetusnya.

Sementara, Kapolsek Songgon, AKP Bakin mengaku sudah berkordinasi dengan pihak Polres Banyuwangi, untuk meminta bantuan air bersih bagi warga Desa Sumberarum.

Air bersih sangat dibutuhkan mengingat instalasi air bersih beserta tandon air rusak berat.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Saya sudah minta bantuan ke Polres, Insyaallah segera mengirimkan air bersih dengan mobil water Canon," tambahnya, dikonfirmasi terpisah.

Permintaan bantuan ke Polres dilakukan karena memang suplai air bersih di Desa Sumberarum habis. Sejumlah masjid dan mushola juga tidak bisa menyediakan air untuk bersuci sebelum menunaikan salat jamaah.

"Ada 3 Masjid dan 5 musola, tadi pas mau solat duhur tidak ada air untuk berwudhu," pungkasnya.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Kesulitan air bersih di Desa Sumberarum diakibatkan sejumlah tandon dan jaringan pipa untuk mengalirkan air bersih ke rumah penduduk rusak parah akibat disapu banjir bandang, kemarin pagi.

Akibatnya, warga di tiga dusun, yakni Krajan, Pasar dan Sumberasih Desa Sumberarum, kesulitan air bersih.

Reporter: Irul Hamdani
Editor: Arif Ardianto



Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.