Senin, 15 Jun 2026 17:23 WIB

400 Polisi Amankan Pilkades Serentak 8 Desa di Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Selasa, 16 Nov 2021 19:07 WIB
Kapolres Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu (dua dari kanan) meninjau TPS di Kecamatan Licin (Foto: Istimewa)
Kapolres Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu (dua dari kanan) meninjau TPS di Kecamatan Licin (Foto: Istimewa)

Banyuwangi - 400 polisi diterjunkan untuk mengamankan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Banyuwangi. Pilkades itu digelar di 8 desa dalam 7 kecamatan.

"Ada sekitar 400 personel dari kepolisian untuk mengamankan pelaksanaan pilkades," ujar Kapolres Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu, Selasa (16/11/2021).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Selain dari personel kepolisian, pengamanan juga melibatkan stakeholder lain seperti TNI hingga Linmas untuk mengamankan pilkades serentak yang digelar pada Rabu (17/11/2021).

Pelaksanaan Pilkades serentak di 8 desa itu tersebar di 7 kecamatan di Banyuwangi. Yaitu Pilkades Sumberanyar di Kecamatan Wongsorejo. Ada 5 tempat pemungutan suara (TPS) dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 2.185 orang.

Pilkades Licin terdapat 7 TPS dan jumlah DPT 3.163 orang. Pilkades Desa Jelun, Kecamatan Licin terdapat 4 TPS dan jumlah DPT 1.900 orang.

Pilkades Sumbersari di Kecamatan Srono terdapat 17 TPS dan jumlah pemilih sebanyak 7.369 DPT. Pilkades Gambiran di Kecamatan Gambiran terdapat 24 TPS dan jumlah pemilih 11.636 orang.

Baca Juga: Sidoarjo Siap Tinggalkan Coblos Paku, E-Voting Jadi Incaran di Pilkades 2026

Pilkades Tegalarum di Kecamatan Sempu terdapat 13 TPS dan jumlah DPT sebanyak 5.835 orang. Pilkades Kedung Gebang di Kecamatan Tegaldelimo terdapat 19 TPS dan jumlah pemilih sebanyak 8.960 orang. Serta Pilkades Buluagung di Kecamatan Siliragung terdapat 14 TPS dan jumlah pemilih 6.627 orang.

Nasrun menyebut, tidak ada wilayah desa yang rawan pada pelaksanaan pilkades. Namun dirinya tetap berharap kepada para calon kepala desa dan pendukungnya untuk bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di desanya masing-masing.

"Mari bersama-sama menjaga pelaksanaan pilkades yang jujur, adil," katanya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Mantan Kapolres Madiun Kota ini juga berpesan kepada calon kades yang menang maupun kalah untuk tetap menjaga perdamaian.

"Bagi yang kalah maupun yang menang, tetap menjaga perdamaian dan bersama-sama membangun desanya dan turut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.