Jumat, 19 Jun 2026 09:05 WIB

Imbas Banjir Bandang di Banyuwangi, Rest Area di Tepi Sungai Dilarang

  • Penulis :
  • | Sabtu, 23 Jun 2018 12:10 WIB
Basarnas Surabaya Bersiaga di salah satu wisata arung jeram di Kecamatan Songgon/Foto: Irul Hamdani
Basarnas Surabaya Bersiaga di salah satu wisata arung jeram di Kecamatan Songgon/Foto: Irul Hamdani

jatimnow.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi merilis sejumlah destinasi wisata yang berada di aliran sungai Badeng yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Songgon, Jumat (22/6/2018) kemarin. Dinas Pariwisata juga telah memberikan rekomendasi bagi pengelola wisata di kawasan ini.

Kepala Disbudpar Banyuwangi, M. Yanuar Bramuda mengatakan, tempat wisata di Kecamatan Songgon banyak yang menjual potensi alam. Semisal Karo Adventure, X-Badeng, Team Cor, yang masing-masing menawarkan wisata rafting atau arung jeram di aliran sungai Badeng.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Yang terdampak terutama yang wisata rafting, Karo, X-Badeng, Team Cor, semua tutup kemarin. Kalau WPS (rumah pohon dan hutan Pinus) yang di atas masih buka," katanya kepada jatimnow.com, Sabtu (23/6/2018).

Selain menawarkan paket wisata arung jeram, tempat wisata di Kecamatan Songgon juga menyediakan rest area sebagai tempat menikmati kuliner yang bisa dipesan kepada pengelola. Namun, rest area ini banyak yang dibangun di pinggir sungai.

"Ke depan diimbau agar pembangunan rest area tidak berada di tepi sungai," imbuhnya.

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

Memang di kawasan Kecamatan Songgon banyak kafe atau tempat wisata yang menjual view sungai yang masih bersih. Namun, sepanjang tahun ini sedikitnya sudah tiga kali terjadi banjir bandang karena adanya longsoran besar di kawasan hulu, Bukit Pendil, Pegunungan Raung.

Seperti banjir bandang yang menyapu sepanjang bantaran sungai Badeng, pukul 08.00 WIB, Jumat (21/6/2018) kemarin. Yang mengakibatkan wajah bantaran sungai berubah. Bibir sungai menjadi semakin lebar karena tergerus banjir.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Reporter: Irul Hamdani

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.