Jumat, 19 Jun 2026 18:10 WIB

Cemburu Jadi Pemicu Pembunuhan Pria asal Surabaya di Vila Prigen, Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 11 Nov 2021 19:08 WIB
DW, tersangka pembunuhan terhadap pria asal Surabaya diamankan di Mapolsek Prigen, Pasuruan
DW, tersangka pembunuhan terhadap pria asal Surabaya diamankan di Mapolsek Prigen, Pasuruan

Pasuruan - Satreskrim Polres Pasuruan dan Unit Reskrim Polsek Prigen menetapkan satu orang sebagai tersangka tunggal dalam kasus pembunuhan terhadap N (30), asal Surabaya dalam vila di Prigen. Pembunuhan dipicu rasa cemburu.

Pembunuhan itu terjadi pada Rabu (10/11/2021). Tesangka bernama DW (36), warga asal Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Pelaku DW kita jerat Pasal 351 ayat 3 KUHP, dengan ancaman 7 tahun penjara," jelas Kapolsek Prigen, Polres Pasuruan, AKP Bambang Tri Sutrisno, Kamis (11/11/2021).

Bambang menerangkan bahwa korban dan tiga kawannya sekitar pukul 01.30 WIB, Rabu (10/11/2021) menyewa vila yang menjadi lokasi kejadian. Mereka berempat kemudian menyewa wanita untuk menemani pesta minum minuman keras (miras) dan karaoke.

Baca juga: 

Di tengah pesta, korban dan tersangka kemudian cekcok. Tersangka lalu memecahkan botol bir dan menusukkan ke leher korban hingga ambruk.

Dalam kondisi mabuk itu, tersangka dan kawan lainnya dibantu penjaga vila sempat mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Medika Pandaan untuk mendapat pertolongan. Namun korban tewas dalam perjalanan karena kehabisan darah.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Motifnya adalah cemburu, karena salah satu dari wanita yang menemani pesta miras merupakan pacar si tersangka," ungkapnya.

Dari hasil penyidikan dan disingkronkan dengan keterangan para saksi, korban, tersangka dan dua kawannya adalah teman satu grup yang sering melakukan pesta di vila itu.

Dalam pesta tersebut, mereka selalu memakai jasa wanita penghibur.

"Mungkin karena sudah keseringan, sehingga ada rasa asmara antara tersangka dengan wanita tersebut. Saat minum miras, mungkin korban menyawer atau mengganggu wanita yang disukai tersangka. Dan tersangka terpengaruh miras, akhirnya terpiculah kejadian tersebut," papar dia.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Sementara tersangka DW mengaku sudah empat kali pesta di vila Prigen bersama korban dan dua kawan lainnya yang jadi saksi dalam kejadian tersebut.

"Saya melakukan seperti ini karena cemburu," aku DW di hadapan polisi.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.