Sabtu, 13 Jun 2026 02:16 WIB

Korban Banjir Sungai Kali Lamong, Gresik Terima Bantuan Kemensos

Mensos Risma saat memberikan bantuan kepada korban banjir Sungai Kali Lamong, Gresik (Foto: Istimewa)
Mensos Risma saat memberikan bantuan kepada korban banjir Sungai Kali Lamong, Gresik (Foto: Istimewa)

Gresik - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengunjungi korban banjir Sungai Kali Lamong di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Selain ingin melihat kondisi para pengungsi, Risma juga memberikan bantuan kebutuhan bagi pengungsi, Minggu (7/11/2021).

Didampingi pejabat Muspika Kecamatan Kedamean dan Kepala Desa Cermen, Risma mencoba menyapa langsung warga yang sudah beberapa hari mengungsi akibat meluapnya air Sungai Kali Lamong yang menggenangi kawasan pemukiman warga.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Setelah melihat kondisi pengungsi, Risma mengaku sedih karena ternyata para pengungsi hanya berlindung dengan tenda seadanya yang terbuat dari terpal. Melihat itu ia dirinya langsung memberikan bantuan berupa tenda dan kasur kepada para pengungsi.

"Saya sedih melihatnya, tapi saya tidak punya wewenang di sini. Saya hanya membantu meringankan beban warga sesuai tupoksi saya," tutur Risma kepada wartawan.

Dalam kunjungan ini Risma memberikan bantuan berupa 260 paket makanan siap saji, 420 paket makanan anak-anak, 20 paket family kit, 98 paket kida ware, 50 lembar matras, 150 lembar tenda gulung, 30 kasur 30, 50 selimut 50 dan sarung 100 potong.

Salah seorang pengungsi bernama Nurlaili (32) mengaku senang dengan adanya bantuan itu. Dia berharap pemerintah bisa mencari solusi agar banjir Sungai Kali Lamong bisa diatasi.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

"Sebagai warga sini saya berharap Kali Lamong bisa cepat diperbaiki biar tidak banjir lagi," harapnya.

Sementara Kades Cermen, Suhadi menyebut, banjir saat ini sudah mulai surut. Jika kemarin setinggi dada orang dewasa, saat ini tinggi air tinggal sepinggang orang dewasa.

Kata dia, ada sekitar 1.766 jiwa yang mengungsi di tenda darurat. Para pengungsi berasal dari Dusun Gorekan Kidul, Gorejan Lor, Medeo dan Cermen.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Ini banjir terparah selama 16 tahun terakhir. Ada sembilan tanggul jebol di Desa Cermen," ucap Suhadi.

Dalam kunjungan Mensos itu, hujan tiba-tiba turun sehingga rombongan segera menggunakan payung. Seketika itu Risma langsung menginstruksikan kepada petugas Tagana agar memasang tenda darurat yang telah diberikan.

Seusai dari Desa Cermen Kedamean, Risma lantas menuju Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng untuk meninjau kondisi dapur umum. Di sini Risma disambut oleh Ketua BPBD Kabupaten Gresik, Tarso Sagito.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.