Sabtu, 20 Jun 2026 03:39 WIB

Kasus Kades di Banyuwangi yang Diduga Melanggar Pidana Pemilu Selesai

  • Penulis :
  • | Jumat, 22 Jun 2018 17:14 WIB
Ketua Panwaslu Banyuwangi Hasyim Wahid membacakan hasil kajian Gakkumdu./Foto: Hafiluddin Ahmad.
Ketua Panwaslu Banyuwangi Hasyim Wahid membacakan hasil kajian Gakkumdu./Foto: Hafiluddin Ahmad.

jatimnow.com – Nasib 62 Kepala Desa di Banyuwangi yang diduga tersandung kasus pemilu akhirnya menemui titik terang. Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menyatakan perkaranya tidak dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan Kepolisian alias dihentikan.

“Bahwa ke 62 Kades tersebut perkaranya tidak bisa dilanjutkan ke ranah penyelidikan Kepolisian. Karena bukti yang dianggap cukup itu belum terpenuhi termasuk unsur-unsurnya,” kata Hasyim Wahid, ketika itu sebagai juru bicara di kantor Sentra Gakkumdu Banyuwangi, Jumat (22/6/2018).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Baca juga: 62 Kades di Banyuwangi Diduga Tersandung Pidana Pemilu

Hasyim yang juga Ketua Panwaslu melanjutkan, beberapa unsur bukti-bukti yang tidak terpenuhi diantaranya aktif dan pasif.

Apakah kades yang hadir dalam acara tasyakuran di rumah mantan Ketua PCNU Banyuwangi, Masykur Ali, Rabu, 30 Mei lalu itu juga menjadi telah dikaji. Hasilnya, Gakkumdu memutuskan tidak melanjutkan kasus tersebut.

“Belum ada bukti para Kades secara aktif mengajak memilih usai dari pertemuan tersebut. Selain itu Gus Ipul datang ke tempat tersebut tidak membawa alat peraga kampanye. Karena aktif dan pasifnya itu menjadi salah satu faktor yang kita butuhkan waktu itu," ujarnya.

Baca juga: Sejumlah Kades di Banyuwangi Membantah Terlibat Dugaan Pidana Pemilu

Ia mencontohkan, seperti yang terjadi di Lumajang sampai orasi, di Jawa Barat sampai membuat surat keputusan untuk memilih salah satu Paslon. Nah pada saat itu itu yang tidak ditemukan oleh pihaknya.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Sedangkan terkait, kabar adanya dugaan money politic pada acara yang digeber sekitar pukul 22.00 – 24.00 WIB dan dihadiri oleh Gus Ipul itu, juga tidak ditemukan cukup alat bukti.

Hasyim mengaku, tidak dapat menemukan rekaman video pada pertemuan yang dikabarkan ada waktu membagi-bagikan uang.

Baca juga: Ini Daftar 62 Kades di Tasyakuran yang Disoal Karena Dihadiri Gus Ipul

“Ternyata setelah kita buka cuma acara sambutan saja. Sama dengan bukti yang berhasil kita kumpulkan dari krop-krop-annya WA (WhatsApp) di status WA anaknya pak Masykur. Itu suasana pertemuan, tidak ada bukti yang menggambarkan pelanggaran,” jelasnya.

Baca Juga: Sandang Status Tersangka, Kades di Probolinggo Masih Hirup Udara Bebas

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula anggota Gakkumdu, Cipto Nugroho dari Panwaslu, Ipda I Gede Putu Wiranata dari Polri, dan I Ketut Gede Dame Negara dari unsur Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.