Jumat, 12 Jun 2026 10:58 WIB

Cerita Mistis dari Rumah Kolektor Pusaka di Banyuwangi

Kolektor pusaka asal Banyuwangi, Ilham Triadi
Kolektor pusaka asal Banyuwangi, Ilham Triadi

Banyuwangi - Kolektor dan juga konsultan pusaka (tosan aji) asal Banyuwangi, Ilham Triadi mengaku tidak surut untuk tetep mengoleksi benda pusaka peninggalan leluhur, meski di masa Pandemi Covid-19.

Pria 55 tahun yang tinggal di Perum Gedong Kertosari Residen Blok E-20 Kelurahan Kertosari itu sehari-hari menjadi pengajar di salah satu sekolah negeri di Banyuwangi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Selain mengajar, dia juga menjadi pecinta tosan aji. Saat ini, koleksi benda pusakanya mencapai 500 biji. Pusaka yang dikoleksi Ilham beragam jenis mulai dari Keris, tombak, pedang dan juga pusaka lainnya.

"Saya ini suka dengan benda peninggalan leluhur seperti tosan aji. Sekarang yang saya punya jumlahnya kurang lebih sudah mencapai 500 pusaka. Itu semua berbeda-beda jenis dan ukuran," terang Ilham, Jumat (29/10/2021).

Ilham juga sering mengikuti pameran benda pusaka. Dalam pameran yang diikuti, bila ada yang ingin membeli pusaka miliknya, maka akan dilepas dan dijual.

"Saya dapat pusaka semua ini juga membeli. Jika ada yang mau beli, saya jual. Tapi ada juga yang tidak saya jual, karena koleksi pribadi," ucap Ilham.

Benda pusaka milik Ilham ada beberapa yang keramat dan mistis. Bahkan beberapa pusakanya membuat penghuni rumah dan tetangga Ilham ketakutan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Selain itu, suara aneh dan sosok bayangan sering muncul dari rumah Ilham. Namun selama mengoleksi benda pusaka itu, Ilham mengaku tidak pernah melihat, bahkan mendengar suara aneh.

"Istri dan anak saya sering mendengar dan melihat sosok makhluk halus, baik di dalam rumah maupun di pekarangan rumah. Tapi saya malah belum pernah sama sekali melihat, apa lagi mendengar suara aneh," jelas Ilham.

Menurut Ilham, pusaka koleksinya itu ada yang buatan baru dan beberapa lainnya asli dari zaman kerajaan.

"Jadi mungkin saja di pusaka itu ada khodamnya," ucap dia.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Penampakan yang sering dilihat macam-macam mas. Ada perempuan cantik, nampak juga orang berpakaian mirip biksu, gumpalan asap di atas rumah saya. Jadi cerita itu malah saya dengar dari tetangga dan istri saya. Saya malah sama sekali tidak pernah (melihatnya)," papar Ilham.

Ilham mengumpulkan benda-benda pusaka itu sejak 1988. Kesukaan itu limpahan dari kakeknya. Bahkan pada Tahun 2007, dia mendapat penghargaan "Penangguhan Pusaka" dari Keraton Surakarta.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.