Senin, 15 Jun 2026 08:50 WIB

Muncul Makam Misterius di Pinggir Jalan menuju TWA Kawah Ijen

Lokasi makam misterius di pinggir jalan menuju Kawah Ijen via Banyuwangi.
Lokasi makam misterius di pinggir jalan menuju Kawah Ijen via Banyuwangi.

jatimnow.com - Kemunculan makam misterius di jalan menuju Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, membuat ngeri pengunjung. Lokasinya berada tepat sebelum aliran Banyu Linu, Banyuwangi.

Selama masa pandemi Covid-19, pembangunan infrastuktur di Banyuwangi memang difokuskan pada perbaikan akses menuju destinasi wisata. Salah satunya ialah pelebaran jalan menuju TWA Kawah Ijen.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Namun setelah dilakukan pelebaran jalan, baru muncul sebuah makam yang berada di sisi kiri jalan dari arah Banyuwangi.

Makam misterius tersebut tampak baru dengan kijing dan batu nisan di atasnya. Dua batu nisan terbungkus kain berwarna putih. Posisinya membujur dari selatan ke utara.

Di sekitar makam, terdapat pagar terbuat dari bambu yang melingkar, namun dibiarkan terbuka di sisi lainnya. Pengendara yang hendak menuju TWA Kawah Ijen pun bisa melihatnya dengan jelas.

Gusti Robby Yahya, salah satu wisatawan yang hendak berkunjung ke TWA Ijen mengaku kaget dengan penampakan janggal makam misterius itu. Terlebih lokasinya yang berada di pinggir jalan.

"Kaget juga kok tiba-tiba ada makam di pinggir jalan. Di tengah hutan lagi. Jadi merinding," kata Gusti.

Pemuda 23 tahun ini mengaku sudah lama tak berkunjung ke TWA Ijen akibat pandemi COVID-19. Terakhir kali ia melalui jalan tersebut, kondisinya rusak dan berlubang. Namun ia tidak melihat adanya makam sepanjang jalur menuju Kawah Ijen.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Saya sering ke Ijen. Terakhir sebelum pandemi naik ke Ijen. Waktu itu masih rusak jalannya dan belum ada pelebaran. Nggak ada makam di situ. Makanya saya kaget setelah ada perbaikan kok muncul makam misterius," jelasnya.

"Makam ini apa makam manusia atau hanya orang iseng saja buat nakut-nakuti orang yang melintas. Serem juga sih ngelihatnya," imbuhnya.

Situasi ngeri, imbuh Gusti, karena kebanyakan pengunjung melintasi jalan tersebut pada petang hari. Sebab mereka ingin melihat blue fire yang memang baru bisa dilakukan pendakiannya pada dini hari.

"Apalagi kalau malam. Biasanya kalau mau lihat blue fire, kita kan naiknya malam hari. Pas jalan lihat ada makam di pinggir jalan, di tengah hutan lagi. Siapa coba yang nggak merinding," ujarnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Sampai saat ini, penampakan makam di jalur menuju TWA Kawah Ijen itu masih menjadi misteri. Apakah asli makam atau hanya sebatas tanda untuk mengingatkan pengendara agar berhati-hati saat melintasi jalur yang terkenal terjal tersebut.

"Nggak tahu juga sih. Bisa jadi itu memang ada makam di sana sejak dulu. Cuma nggak kelihatan karena belum ada pelebaran dan tertutup semak belukar. Atau mungkin itu hanya tanda untuk ngingatkan pengendara agar lebih hati-hati. Tapi memang serem juga sih," kata Fika Fitria, salah seroang wisatawan lainnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.