Jumat, 19 Jun 2026 17:29 WIB

Ini Kronologi Santri Ponpes di Banyuwangi Diduga Keracunan

Pondok Pesantren Al Azhar Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Foto: Rony Subhan/jatimnow.com
Pondok Pesantren Al Azhar Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Foto: Rony Subhan/jatimnow.com

jatimnow.com - Siswa (Santriwati) Pondok Pesantren Al Azhar Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, yang dikabarkan keracunan makanan diduga berasal dari nasi goreng. Makanan tersebut dibeli di kantin ponpes, Rabu (6/10/2021) pukul 18.00 WIB.

Baca juga: Siswa Ponpes di Banyuwangi Diduga Keracunan, Polisi: Pengurus Enggan Beri Tahu

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Kapolsek Muncar Kompol Mohammad Zaenuri menjelaskan kronologi keracunan yang dialami santriwati. Menurutnya, dari keterangan ponpes diketahui salah satu santriwati membeli nasi goreng di kantin. Lantas membawanya ke asrama untuk dimakan bersama-sama.

"Makanan dibawa ke asrama dimakan berempat," ujar Zaenuri, Kamis (7/10/2021).

Ketika akan salat tahajud pukul 02.00 WIB Kamis dini hari, lanjut Zaenuri, empat santriwati merasakan perut mulas, pusing, dan diare. Mereka lantas melaporkan kejadian itu ke pengurus pondok.

"Kamis pagi melapor ke urusan kesehatan pondok, lalu jam 10.00 WIB dilaporkan ke puskesmas. Jam 11.00 WIB petugas puskesmas ke pondok untuk mengecek," jelasnya.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Betul di sana ada 4 santriwati mengalami demikian, habis makan nasi goreng mulas dan pusing," imbuh Zaenuri.

Setelah dilakukan perawatan, kondisi empat santriwati tersebut mulai membaik.

"Artinya tensinya normal, BAB normal, sekarang masih dirawat di kamar," jelasnya.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

Meski membenarkan adanya santriwati diduga keracunan makanan, kepolisian belum melakukan tindak lanjut. Sebab pihak pondok juga belum melaporkan temuan tersebut ke kepolisian.

"Sampai saat ini belum ada laporan," tandas Zaenuri.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.