Jumat, 19 Jun 2026 01:59 WIB

Besok Polda Metro Jaya Periksa Kalapas Tangerang untuk Usut Kebakaran

Foto suasana Blok C2 pascakebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten.  Foto: ANTARA/HO via Republika.
Foto suasana Blok C2 pascakebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten. Foto: ANTARA/HO via Republika.

jatimnow.com - Polda Metro Jaya terus mengusut kasus kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang yang telah menewaskan 46 narapidana. Rencananya, penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa Kepala Lapas (Kalapas) Kelas 1 Tangerang, Banten, Victor Teguh Prihartono, di Polda Metro Jaya, pada Selasa (14/9/2021).

"Jadwal untuk Kalapas Kelas 1 Tangerang belum ada (hari ini), kita sudah kirim surat dan kita rencanakan besok, Selasa (14/9) jam 10.00 WIB untuk kita lakukan pemeriksaan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, kepada awak media, Senin (13/9/2021).

Baca Juga: Pencetus Teknologi INCAR Polda Jatim Dipercaya Jadi Dirlantas Metro Jaya

Dalam perkara ini Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap 20 orang saksi terkait dengan kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang. Ke-20 orang itu dari 14 orang pegawai lapas yang bertugas pada waktu kejadian. Kemudian tiga orang pihak PLN serta tiga lainnya dari pemadam kebakaran.

"Mudah-mudahan keseluruhan bisa hadir karena kami jadwalkan jam 10, undangannya mudah-mudahan bisa hadir secepatnya," ungkap Yusri.

Dalam mencari titik terang perihal kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Kota, Polda Metro melibatkan Polres Tangerang Kota. Hanya saja Yusri menegaskan bahwa kendalinya tetap ada di Krimum Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Penangkapan Menteri Khilafatul Muslimin di Mojokerto, Begini Kesaksian Warga

Kasus ini telah naik tingkat dari penyelidikan ke penyidikan berdasarkan dengan temuan tindak pidana dalam Pasal 187 dan 188 KUHP terkait Kesengajaan serta pasal 359 KUHP tentang Kelalaian.

"Di sini ada dua dari Polres Tangerang Kota dan Polda Metro jaya yang lakukan pemeriksaan tapi kendali di Krimum Polda Metro Jaya," tegas Yusri.

Baca Juga: Menteri Pendidikan Khilafatul Muslimin Ditangkap di Mojokerto

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.