Senin, 15 Jun 2026 22:22 WIB

Rumah yang Hancur Akibat Ledakan di Pasuruan Diduga Tempat Perakitan Bom Ikan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 11 Sep 2021 17:36 WIB
Salah satu rumah yang hancur akibat ledakan diduga bom ikan di Pasuruan
Salah satu rumah yang hancur akibat ledakan diduga bom ikan di Pasuruan

jatimnow.com - Ledakan keras yang menewaskan dua orang di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, terus diselidiki polisi. Dugaan sementara ledakan dipicu bom ikan atau bondet.

Wakapolres Pasuruan Kota, Kompol Hery Dian Wahono menyebut, berdasarkan keterangan warga setempat, diduga dua rumah yang hancur akibat ledakan itu jadi tempat perakitan bondet.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Dari keterangan warga, di sini memang diduga tempat pembuatan bom ikan," jelas Hery, Sabtu (11/9/2021).

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB itu menyebabkan dua orang tewas, yaitu Mat Sodiq (60) dan Abdul Hofar (40). Keduanya diketahui ayah dan anak. Lima orang lainnya dilaporkan terluka.

Baca juga:  

Terkait apakah status korban adalah produsen dalam jual beli bom ikan atau korban merakit hanya untuk keperluan pribadi, Hery belum bisa memastikan.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Masih belum," lanjutnya.

Hery menerangkan jika keberadaan bom ikan ini erat kaitannya dengan korban. Karena berdasar penuturan warga, pekerjaan seluruh penghuni rumah hancur akibat ledakan itu adalah nelayan.

"Berdasarkan informasi warga, yang tinggal di rumah itu kerjanya mencari ikan atau nelayan," tegasnya.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

Polres Pasuruan Kota juga masih belum bisa meminta keterangan keluarga korban, terkait aktivitas di dalam rumah sebelum ledakan keras terjadi.

"Istri korban masih terpukul karena korban meninggal dunia. Selain itu kita juga akan memeriksa keterangan anak korban (Feri) tentang aktivitas di rumah tersebut," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.