Kamis, 18 Jun 2026 13:18 WIB

Ning Ita Sebut Nilai Ekspor Rokok di Kota Mojokerto Meningkat

jatimnow.com - Wali Kota Ika Puspitasari menyebutkan sektor industri kecil menengah di Kota Mojokerto tetap mampu jadi penopang nilai ekspor.

Salah satu yang menjadi andalan adalah produk rokok. Bahkan di masa Pandemi Covid-19, nilai ekspornya berhasil meningkat mencapai puluhan miliar rupiah.

Baca Juga: Petani Tembakau Terhimpit, Gus Lilur Dorong Industri dari Bawah

Selama kurun dua tahun di masa pandemi, ekspor produk rokok di Kota Mojokerto masih bisa tetap berjalan. Bahkan, laju produk yang dikirim ke berbagai negara juga terus melejit. Seperti perusahaan yang berada di Jalan Pahlawan yang secara rutin mengekspor satu kontainer. 

"Berarti selama 2021 mulai Januari dan Agustus sudah menyentuh Rp 48 Miliar nilai ekspornya," katanya setelah memberangkatkan ekspor rokok filter di PT Perkasa Jaya dalam rilis, Jumat (3/9/2021).

Didampingi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoukmperindag) Kota Mojokerto Ani Wijaya, Ning Ita juga melakukan peninjauan proses produksi rokok yang dikerjakan mayoritas karyawan perempuan.

"Selain sukses melayani pasar domestik dalam negeri, mereka juga sukses menembus pasar ekspor mancanegara. Yakni Malaysia, Thailand, Jepang, dan Timur Tengah," papar Ning Ita.

Baca Juga: Barong Grup Siap Ubah Nasib Petani Tembakau Lewat Ekspor

Wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini menyebutkan, tetap bergeliatnya laju ekspor rokok tersebut menjadi bukti bahwa Pandemi Covid-19 tidak berdampak pada pasar ekspor sigaret. Tidak sekadar bertahan, bahkan nilainya juga mengalami perningkatan.

Apalagi, kuartal III tahun ini masih berjalan. Sehingga, nilai ekspor produk rokok di Kota Mojokerto bisa terus digenjot hingga akhir 2021 nanti.

"Ini menjadi berkah di saat pandemi. Karena dalam dua tahun terakhir ini produksi rokok dari Kota Mojokerto telah menjadi komoditas ekspor ke beberapa negara," tukasnya.

Baca Juga: Ironi Cukai Rp226 Triliun, Gus Lilur Desak Keadilan bagi Pabrik Rokok Rakyat

Selain rokok, produk alas kaki dan mebel juga menjadi komoditas ekspor andalan Kota Mojokerto. Ke depan, imbuh Ning Ita, pemkot berupaya untuk memperluas pasar ekspor dari produk lokal makanan dan minuman (mamin).

"Karena sangat memungkinkan food and beverage dari produk lokal Kota Mojokerto untuk kita jadikan komoditas ekspor. Karena selama ini kita sudah banyak memberikan pendampingan dan kurasi kepada para pelaku usaha," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.