Jumat, 19 Jun 2026 21:10 WIB

Disebut Ditegur Mendagri Soal Insentif Nakes di Madiun, Begini Tanggapan Bupati

jatimnow.com - Bupati Madiun, Ahmad Dawami memberikan tanggapan terkait kabar dirinya mendapat teguran dari Mendagri Tito Karnavian terhadap daerah yang belum membayarkan insentif kepada tenaga kesehatan (nakes).

"Saya tahunya ada yang laporan. Intinya Kabupaten Madiun masuk yang ditegur Mendagri karena belum membayar intensif nakes," ujar Ahmad Dawami, Rabu (1/10/2021).

Baca Juga: Peringati HUT ke-52 PPNI, Bupati Jember Ajak Hapuskan Sekat Antarprofesi Nakes

Ia menyebutkan jika Pemkab Madiun telah membayar intensif nakes dan terakhir yang dibayarkan pada tanggal 26 Agustus 2021 lalu.

"Total yang terbayarkan itu Rp 19 sekian miliar. Saya lupa angka pastinya. Madiun sudah selesai tidak ada permasalahan intensif nakes," lanjutnya.

Dijelaskannya, pencairan intensif nakes memang ada tahapan. Jadi pembayaran itu awal pada bulan Januari, Februari dan Maret terlebih dahulu dibayarkan.

"Kemudian menyusul April, Mei dan Juni sudah kami bayarkan juga," terang dia.

Baca Juga: Tekan Stunting, AKI dan AKB, Pemkab Jember Terjunkan Seribu Tenaga Kesehatan

Ia mengaku hingga kini belum menerima teguran itu. Dirinya kaget ketika diberitahu nama Kabupaten Madiun dan dirinya disebut belum membayar intensif para nakes.

"Saya pastikan clear ya. Saya mengawal sendiri agar intensif segera cair," jelasnya.

"Total nakes ada 3.992 orang. Setiap orang besaran intensifnya juga bervariasi. Tergantung merawat berapa orang, jaganya berapa jam, ada rumusnya," lanjutnya.

Baca Juga: Bisakah RS Asing Atasi Masalah Kesehatan RI?

Menurutnya, intensif nakes itu hal yang baru karena baru dijalankan pada 2029.

"Tapi surat teguran belum saya terima. Kalaupun saya terima, juga ndak saya klarifikasi. Anggap saja itu pembelajaran semua pihak," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.