Jumat, 19 Jun 2026 22:37 WIB

Puluhan Kali Beraksi, Maling Sepeda Angin Ditangkap saat Jual Hasil Curian

Konferensi pers pencurian puluhan sepeda di Mapolresta Malang Kota.
Konferensi pers pencurian puluhan sepeda di Mapolresta Malang Kota.

jatimnow.com - Tak jera dibui karena mencuri sepeda, AS dan HL kembali ditangkap. Kali ini, keduanya diamankan saat tengah menjual hasil curian melalui media sosial. Polresta Malang Kota menyebut tersangka sudah mencuri puluhan kali.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudho Riambodo mengatakan kedua tersangka merupakan residivis kasus yang sama. Setelah keluar penjara pada 2018 silam, tak lama mereka beraksi kembali.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Setelah melakukan aksi di 30 titik mereka berhasil kita amankan setelah ada 4 laporan yang masuk ke pihak kami. Kemudian kita kembangkan kasusnya," jelas Tinton saat konferensi pers, Jumat (27/8/2021).

Kedua tersangka berhasil ditangkap saat menjual barang curiannya melalui media sosial. Kemudian petugas melakukan undercover buy.

"Saat transaksi itulah mereka tangkap, dan dalam pengembangan petugas berhasil mengamankan 30 sepeda angin sebagai barang bukti (BB). Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP Juncto Pasal 65 KUHP dengan ancaman hukumannya 5 tahun penjara," ujarnya.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Modusnya berpura-pura melihat sekeliling rumah untuk memantau keadaan, lalu membuka kunci atau merusak gembok, terkadang juga melompat pagar. Aksinya terekam CCTV.

"Kalau yang terekam CCTV salah satu pelaku memanjat pagar lalu mengambil dan memberikan ke rekan satunya yang berada di luar pagar," paparnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Residivis Pembobol Rumah di Sidayu Ditembak Polisi

Menurut Tinton dalam bertransaksi keduanya juga jarang menjual barang curiannya di Jawa Timur karena mengantisipasi diketahui petugas kepolisian.

"Setiap unit mereka bisa menjual Rp 6 juta. Keduanya biasa menjual secara online di wilayah Jawa Tengah kalau di Malang atau Jawa Timur jarang sekali," tandas Tinton.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.