Minggu, 21 Jun 2026 02:10 WIB

Libatkan Psikolog, Penderita Gangguan Jiwa di Banyuwangi Divaksinasi Covid-19

  • Penulis :
  • | Selasa, 03 Agu 2021 11:59 WIB
Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi ODGJ
Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi ODGJ

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Banyuwangi menggeber vaksinasi Covid-19, termasuk kepada orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, dr. Widji Lestariono mengatakan vaksinasi bagi ODGJ sudah dimulai sejak Mei 2021 oleh 45 puskesmas se-Banyuwangi.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

Masing-masing puskesmas wajib mendata dan melakukan vaksinasi terhadap ODGJ yang berada di wilayah kerjanya.

"Setelah di data, ODGJ yang berusia di atas 18 tahun wajib divaksin. Teknisnya sama, yakni melalui tahapan skrining hingga observasi setelah vaksinasi," ungkap Rio, sapaan akrab dr. Widji Lestariono, Selasa (3/8/2021).

Ia menambahkan, vaksinasi tersebut menyasar semua ODGJ.

"ODGJ yang divaksin tidak sebatas gangguan psikotik seperti Skizofrenia, tetapi menyasar semua gangguan jiwa,” tegasnya.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

Vaksinasi bagi ODGJ ini salah satunya dilakukan di Panti Rehabilitasi Sosial Bina Laras, Kecamatan Licin. Tim vaksinasi dari Puskesmas memberikan Vaksinasi Covid-19 dosis pertama kepada 24 warga yang menjalani perawatan di sana.

Kepala Puskesmas Licin, dr. Nira Ista Dewi menyebut total pasien yang ada di panti sebanyak 60 orang. 36 orang sudah mendapatkan vaksinasi dosis 1 pada Mei lalu dan tinggal menunggu dosis 2 yang akan diberikan pada bulan ini

"Nah, 24 orang ini adalah sisa pasien yang pada Mei lalu terpaksa ditunda karena faktor kesehatan. Setelah kami lakukan skring ulang, sekarang kondisi kesehatannya memungkinkan bisa menerima vaksin. Jadi, saat ini total 60 pasien di panti sudah tervaksin," terang dr. Nira.

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

Dalam pelaksanaan vaksinasi, Nira mengaku melakukan cara khusus bagi pasien ODGJ. Sebelum dilakukan skrining dan vaksinasi, warga panti diajak melakukan gerakan senam ringan sehingga rileks dan tidak gelisah.

"Kami juga melibatkan psikolog yang biasa mendampingi mereka selama ini, sehingga proses pelaksanaannya menjadi lancar,” jelasnya.

"Selain 60 warga di panti, kami juga telah memvaksin delapan warga ODGJ lain yang bukan penghuni panti di wilayah Puskesmas Licin," pungkas Nira

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.