Kamis, 18 Jun 2026 10:39 WIB

Kasus Covid Melonjak, RSUD Blambangan Rekrut Dokter hingga Juru Rawat Jenazah

  • Penulis :
  • | Sabtu, 03 Jul 2021 12:05 WIB

jatimnow.com - Melonjaknya kasus Covid-19 di berbagai daerah termasuk di Kabupaten Banyuwangi, membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan membutuhkan tambahan tenaga.

Rumah sakit daerah milik Pemkab Banyuwangi tersebut membuka lowongan relawan, mulai tenaga dokter umum, perawat, analis laboratorium, radiografer, juru rawat jenazah, petugas oksigen, dan petugas kebersihan (housekeeping).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Spirit kerelawanan harus terus kita hadirkan bersama, karena pandemi ini tidak bisa kita lalui bila tidak ada gotong royong semua pihak. Termasuk kita kawal PPKM Darurat untuk menekan kasus, sehingga semua aktivitas sosial-ekonomi kita harapkan bisa segera berangsur normal," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam siaran pers ke redaksi, Sabtu (3/7/2021).

Direktur RSUD Blambangan, dr Indah Sri Lestari menambahkan karena melonjaknya kasus Covid-19, dan terdapat beberapa tenaga medis yang harus melakukan isolasi mandiri, pihaknya membutuhkan tenaga relawan untuk membantu di RSUD Blambangan.

Selain itu, tambahan tenaga ini juga dibutuhkan untuk mendukung penerapan PPKM Darurat yang mulai diterapkan di Banyuwangi mulai 3 Juli hingga dua minggu ke depan.

Indah mengatakan, relawan tersebut nantinya akan bekerja minimal selama satu bulan, dan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan perpanjangan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Selama bekerja para relawan akan mendapat intensif sesuai standar yang ada di RSUD Blambangan. Untuk sementara bekerja selama satu bulan, tapi bisa diperpanjang," kata dr. Indah.

Ia menjelaskan proses rekrutmen relawan tidak rumit. Mereka yang berminat bisa langsung datang ke RSUD Blambangan membawa segala persyaratan sesuai dengan klasifikasi latar belakang pendidikan.

Untuk dokter umum, klasifikasinya telah berprofesi sebagai dokter. Perawat minimal D3 Keperawatan, bidan minimal D3 Kebidanan, analis laboratorium minimal D3 Analis Kesehatan, radiografer minimal D3 Radiologi.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Sementara untuk juru rawat jenazah, petugas oksigen, dan petugas kebersihan minimal SMA/SMK sederajat.

"Proses seleksinya juga tidak terlalu ketat, asalkan sesuai dengan kriteria dan klasifikasi bisa diterima dan langsung bergotong royong bersama kami," tambah Indah.

Lamaran diterima oleh petugas paling lambat, Minggu (4/7/2021). Bagi yang berminat menjadi relawan bisa melihat Info lengkap di bit.ly/RelawanCovid19RSBL 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.