Senin, 15 Jun 2026 00:14 WIB

Rayakan Hari Laut Sedunia, Masyarakat Muncar Punguti Sampah Pesisir

  • Penulis :
  • | Minggu, 10 Jun 2018 12:24 WIB
Ketika para relawan memunguti sampah-sampah yang ada di pantai/Foto: Hafiluddin
Ketika para relawan memunguti sampah-sampah yang ada di pantai/Foto: Hafiluddin

jatimnow.com – Sebanyak 70 relawan peduli kebersihan memunguti atau mengumpulkan sampah-sampah yang tercecer di pesisir Pantai Satelit, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (10/6/2018).

Hal ini dilakukan untuk memperingati Hari Laut Sedunia yang sejatinya jatuh pada 8 Juni.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Dari aksi bersih-bersih itu, sebanyak 510 kilogram sampah dari berbagai jenis dikumpulkan. Rata-rata, sampah-sampah itu merupakan limbah dari rumah tangga.

"Kebanyakan sampah plastik, sampah rumah tangga termasuk pembalut dan popok bayi. Saat kita ambil di permukaan pasir, ternyata di bawahnya banyak sekali sampahnya," kata Asisten Proyek Manta Watch Retno Kusuma.

Retno -sapaan akrabnya- mengatakan, awalnya dirinya tidak menyangka hanya bermodalkan tangan dan karung plastik dapat mengumpulkan sampah secara manual sebanyak itu.

Dalam memperingati hari laut sedunia itu diorganisir oleh Manta Watch and Guy's Trust Foundation secara bersamaan dibeberapa negara lain.

"Bahkan, saking banyaknya sampah di Pantai Satelit, banyak kambing peliharaan yang memakan sampah," ujarnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Retno juga menjelaskan alasan dipilihnya Pantai Satelit sebagai lokasi aksi bersih-bersih. Sebab, di pantai itu kerap ditemukan tumpukan sampah, meskipun daerah Muncar selama ini dikenal sebagai salah satu pelabuhan ikan terbesar di Indonesia.

"Muncar ini jadi pintu masuk ke Banyuwangi melalui jalur laut. Jadi, kita ingin menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan khususnya laut," jelas Retno.

Sampah yang berhasil dikumpulkan itu nantinya akan dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu yang ada di Banyuwangi.

Baca Juga: Penanganan Sampah Menjadi Kendala Wisata Pantai di Tulungagung

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.