Rabu, 22 Jul 2026 13:51 WIB

Penanganan Sampah Menjadi Kendala Wisata Pantai di Tulungagung

  • Penulis :
  • | Sabtu, 03 Jan 2026 09:55 WIB
Foto: Aktivitas pembersihan sampah di salah satu pantai di Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Aktivitas pembersihan sampah di salah satu pantai di Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Tiga wisata pantai yang menjadi jujugan wisatawan di Tulungagung masih menyisakan permasalahan kompleks yang menjadi pekerjaan rumah (PR) dan perlu penanganan lintas sektor. Permasalahan tumpukan sampah pada waktu tertentu merupakan ancaman serius bagi tiga lokasi wisata ini. Jika tidak segera mendapat penanganan dikhawatirkan jumlah kunjungan wisatawan akan terus merosot.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung, Ardian Candra mengatakan, wisata Pantai Gemah, Pantai Bayem dan Pantai Midodaren masih menjadi primadona bagi wisatawan. Dimana ketiga pantai ini selalu ramai pengunjung setiap libur nasional seperti libur natal dan tahun baru (Nataru). Akses menuju wisata pantai tersebut sangat mudah lantaran bisa diakses oleh para wisatawan dengan melewati jalur lintas selatan (JLS). Selain itu, ketiga pantai itu juga berada pada satu lokasi, sehingga wisatawan yang datang bisa langsung mengakses secara langsung.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Pantai Gemah, Pantai Bayem dan Pantai Midodaren ini berada pada satu lokasi. Jadi saat wisatawan masuk ke area Pantai Gemah dan membayar tiket, itu sudah bisa menikmati Pantai Bayem sekaligus. Sedangkan untuk Pantai Midodaren itu ada tiket tersendiri," ujarnya, Sabtu (3/01/2026).

Meskipun begitu, ketiga pantai itu masih menyisakan permasalahan yang kompleks setiap tahunnya pada waktu tertentu. Pasalnya, permasalahan tumpukan sampah masih terus menghantui ketiga wisata pantai tersebut, sehingga seolah terlihat kumuh. Permasalahan sampah itu bukan disebabkan karena pengelola wisatanya malas untuk membersihkan sampah, melainkan karena faktor cuaca. Ketiga pantai ini berdekatan dengan Terowongan Niyama yang merupakan muara dari berbagai aliran sungai di Tulungagung dan Trenggalek.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"Lokasi ketiga pantai ini dekat dengan Terowongan Niyama, sehingga saat terjadi cuaca buruk terutama saat curah hujan tinggi, ketiga wisata pantai ini selalu penuh dengan tumpukan sampah," ungkapnya.

Pada saat cuaca buruk, Candra menyebut, jika pihak pengelola Terowongan Niyama pasti akan membuka terowongan itu, agar air yang terkumpul dari berbagai aliran sungai di Tulungagung bisa dibuang ke Pantai Selatan. Namun sayangnya, air tersebut sering kali membawa material sampah yang kebanyakan sampah rumah tangga.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Saat kondisi tersebut terjadi, pihaknya tentu tidak bisa melakukan penanganan sendiri, sehingga harus melibatkan lintas sektor termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD maupun pengelola Terowongan Niyama. Hal ini juga masih menjadi PR yang harus diselesaikan oleh Disbudpar Tulungagung.

"Selain penanganan sampah yang masih menjadi PR kami juga akan berupaya untuk memecah konsentrasi wisatawan agar tidak hanya berkunjung ke tiga pantai itu, melainkan ke pantai-pantai lain di Tulungagung," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.