Kamis, 18 Jun 2026 15:14 WIB

9 Wisatawan Hilang Tenggelam dalam Kecelakaan di Kedung Ombo Ditemukan Tewas

Tim SAR gabungan mencari korban (Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho via Republika)
Tim SAR gabungan mencari korban (Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho via Republika)

jatimnow.com - Tim SAR gabungan menemukan dua korban lagi kecelakaan air perahu tenggelam di Waduk Kedung Ombo Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Artinya, semua sembilan korban hilang sudah ditemukan seluruhnya.

Kepala Bidang Darurat BPBD Kabupaten Boyolali Kurniawan Fajar Prasetyo, selaku koordinator pencarian korban di lokasi kejadian Wonoharjo Boyolali, Senin (17/5), mengatakan, SAR menemukan satu korban atas nama Jalal (1,5), warga Pilangrejo Boyolali, pada Minggu (16/5) sekitar pukul 21.00 Wib.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

Baca juga: Perahu Tenggelam di Waduk Kedung Ombo, 9 Wisatawan Hilang

Korban hilang terakhir atas nama Nikem Safitri (8), warga Grobogan ditemukan oleh SAR pada Senin sekitar pukul 05.15 Wib. Sehingga, sembilan korban perahu tenggelam yang hilang seluruhnya sudah ditemukan.

Tim SAR pada proses pencarian korban, pada Minggu (16/5), dimulai sekitar pukul 19.00 Wib dengan cara senyap membawa jaring dan penerangan lampu menemukan jasad Jalal, sekitar pukul 21.00 Wib.

Jenazah korban Jalal kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Waras Wiris Andong Boyolali untuk diidentifikasi. Begitu juga penemuan korban terakhir atas nama Niken Safitri kini jenazahnya sudah di RSUD Waras Wiris.

Menurut Kurniawan dengan ditemukan dua korban tersebut sehingga seluruh korban sebanyak sembilan orang tenggelam sudah ditemukan semuanya dalam kondisi meninggal dunia. Kurniawan menjelaskan SAR dalam pencarian korban dengan metode ngebor atau membuat manuver air dengan perahu karet.

Hal ini, dengan tujuan membuat gelombang air agar jasad korban muncul ke permukaan.

"Metode ini, ternyata betul korban yang di kedalaman air lebih dari 20 meter muncul bergeser di permukaan air kemudian baru dievakuasi," kata Kurniawan juga selaku Koordinator SAR pencarian korban perahu tenggelam.

Baca Juga: Perahu Angkut Besi Tua Tenggelam di Gresik, Pencarian ABK Hilang Masih Dilakukan

Data sembilan korban meninggal dunia kecelakaan air perahu tenggelam di Kedung Ombo yakni Tituk Mulyani (38) warga Dukuh Krasak, Desa Mojoagung, RT 04/08, Kecamatan Karangrayung Grobogan, Naswa Cayla Welda (6) warga Dukuh Larangan, RT04/03, Desa Ketro, Karangrayung, Grobogan, Destri (8), warga Dukuh Karangmalang, RT 09/03, Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Boyolali (anak dari Tinuk/korban selamat).

Lalu Zamzam Tabah Oktaviana (7), warga Dukuh Karangmalang, RT 09/03, Desa Pilangrejo, Juwangi, Boyolali, Tri Iriana Wahyu Ningtyas (27), warga Dukuh Karangmalang, RT 09/03, Desa Pilangrejo Juwangi, Boyolali (ibu dari korban Zamzam), dan Acek Jalil Rasid (4), warga Dukuh Karangmalang, RT 09/03, Desa Pilangrejo, Juwangi, Boyolali, Destri Pramaswati (8), warga Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jalal (1,5), warga Pilangrejo Boyolali, dan terakhir Nikem Safitri (8), warga Gobrogan.

Sebelumnya, sebuah perahu yang ditumpangi sekitar 20 orang wisatawan lokal mengalami kecelakaan air tenggelam di Waduk Kedung Ombo, Dukuh Bulu Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, Sabtu (15/5), sekitar pukul 11.00 Wib.

Menurut Kepala Polsek Kemusu Polres Boyolali AKP Cahyo Nugroho perahu yang ditumpangi 20 orang tersebut mengalami kecelakaan tenggelam saat wisatawan akan makan menuju ke Warung Apung Dukuh Bulu Desa Wonoharjo Kemusu sekitar pukul 11.00 Wib.

Baca Juga: Nekat Memancing di Bawah Jembatan Suramadu, Mustofa Tewas Terseret Arus Pasang

Dari 20 penumpang perahu tersebut 11 orang selamat dan sembilan orang ditemukan meninggal dunia.

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.