Jumat, 19 Jun 2026 02:28 WIB

Juara Piala FA, 2 Pemain Leicester Rayakan dengan Kibarkan Bendera Palestina

Duo pemain Leicester City, Hamza Choudhury dan Wesley Fofana mengibarkan bendera Palestina/ foto: Twitter via Republika
Duo pemain Leicester City, Hamza Choudhury dan Wesley Fofana mengibarkan bendera Palestina/ foto: Twitter via Republika

jatimnow.com - Duo pemain Leicester City, Hamza Choudhury dan Wesley Fofana merayakan juara Piala FA atas Chelsea, 1-0 di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (16/5) dini hari dengan mengibarkan bendera Palestina.

Choudhury adalah eks pemain timnas Inggris U-21 yang dibesarkan dalam keluarga Bengali Muslim. Adapun Fofana merupakan eks pemain timnas Prancis U-21 yang berasal dari keluarga Muslim Mali.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Dikutip dari Middle East Eye, langkah dua pemain itu menunjukkan solidaritas dengan warga Palestina yang telah menghadapi pemboman hebat, serangan udara, dan penganiayaan dari pasukan Israel dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan kematian lebih dari 140 orang.

Warga Palestina telah melakukan protes di banyak kota dalam beberapa hari terakhir, yang dipicu oleh keputusan pengadilan Israel untuk mengusir sejumlah keluarga yang tinggal di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem timur.

Secara daring, pengguna media sosial dan penggemar memuji para pemain sepak bola atas tindakan solidaritas mereka dan memperkuat suara rakyat Palestina.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Lobi PBB untuk Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel

Duta Besar Palestina untuk Inggris, Husam Zomlot menulis surat kepada Leicester City, yang ditujukan kepada Choudhury dan Fofana. Zomlot berterima kasih atas dukungan mereka kepada Palestina.

"Izinkan saya, atas nama pemerintah dan rakyat Palestina, menyampaikan rasa terima kasih kami yang sebesar-besarnya bahwa, pada momen kemenangan Piala FA Anda, Hamza Choudhury dan Wesley Fofana, menggunakan kesempatan bersejarah tersebut untuk menunjukkan solidaritas dengan penderitaan rakyat Palestina," begitu isi surat itu.

 

Baca Juga: PFI Kecam Israel Atas Penahanan Wartawan Foto Republika

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.