Jumat, 19 Jun 2026 00:00 WIB

Disebut Resahkan Pengguna Jalan, 5 Anak Punk Diciduk Satpol PP Magetan

Lima anak punk yang diciduk Satpol PP Magetan
Lima anak punk yang diciduk Satpol PP Magetan

jatimnow.com - Lima anak punk digiring ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magetan, Jumat (16/4/2021). Mereka diciduk karena disebut sering meresahkan pengguna jalan.

"Lima anak punk tersebut kami jaring saat mengamen dan meminta-minta di Traffic Light Karangrejo dan Terminal Maospati," ujar Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Magetan, Ferry Yoga Saputra.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

Ferry menyebut, awalnya pihaknya mendapat laporan masyarakat yang mengaku resah dan tidak nyaman dengan aksi para anak punk tersebut saat berada di lampu merah.

"Dari laporan itu kami mendatangi dua lokasi tersebut," paparnya.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

Menurut Ferry, dari dua lokasi itu, pihaknya mendapati 5 anak punk. Setelah ditanya, mereka tidak semuanya berasal dari Magetan. Tiga di antaranya mengaku dari Sragen, Blitar dan Kediri.

"Aktivitas mereka melangar Perda Kabupaten Magetan Nomor 3 Tahun 2014 Pasal 19 tentang larangan meminta-minta dan mengamen di jalan raya," jelasnya.

Baca Juga: Balai Pemuda, Surat Pengosongan, dan Teori Pintu Terbuka

Setelah didata dan diberikan pembinaan serta pernyataan tidak mengulangi perbuatanya, mereka diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Magetan untuk dikirim ke panti rehabilitasi.

"Agar memberikan rasa aman kepada masyarakat selama ramadan, kami bertekat untuk terus melakukan giat patroli pada titik-titik yang disinyalir menjadi lokasi mangkal anak punk," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.