Kamis, 18 Jun 2026 19:35 WIB

Angin Kencang Robohkan 18 Tiang Listrik dan Tutup Akses Jalan ke Alas Purwo

jatimnow.com - Aliran listrik di wilayah Taman Nasional Alas Purwo terputus setelah 18 tiang PLN roboh akibat tertimpa pohon jati berukuran besar setelah angin kencang dan hujan deras melanda lokasi itu pada Rabu (7/4) malam.

Selain pemadaman listrik, akses jalan menuju destinasi wisata di Banyuwangi itu ditutup sementara.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kepala Pengelola Taman Nasional Alas Purwo wilayah 1, Probo Wresniaji membenarkan pohon tumbang mengakibatkan pemadaman listrik.

"Benar, malam itu angin disertai hujan sangat kencang. Saya mendapat kabar ada 1 pohon tumbang menimpa tiang listrik yang mengakibatkan total 18 tiang PLN lainnya roboh," katanya, Kamis (8/4/2021).

Ia melanjutkan, pihaknya berupaya membersihkan lokasi jalan menuju Wisata Alas Purwo.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Taman Wisata Alas Purwo tetap buka, hanya satu hari kemarin kita tutup karena pembersihan jalan dari pohon dan tiang yang roboh," ujar dia.

Sementara itu, Kepala PLN UP3 Banyuwangi, Krisantus H. Setyawan membenarkan robohnya 18 tiang listrik yang menghalangi akses jalan menuju Taman Nasional Alas Purwo.

"Memang benar ada 18 tiang yang roboh melintang di jalan menuju Alas Purwo. Saat ini petugas kami melakukan perbaikan," kata dia.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Pihaknya memprediksi perbaikan akan berlangsung 2 hari karena tiang listrik yang roboh kondisinya sudah tidak bisa dipakai sebab banyak yang retak dan patah dan menggantinya dengan yang baru.

"Estimasi kita 2 hari. Kita lakukan secepat mungkin. Kita harus pesan dulu tiang listrik. Karena tiang listrik yang roboh kondisinya retak dan patah. Harapan kita tidak ada halangan dalam perbaikan ini," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.