Selasa, 16 Jun 2026 20:32 WIB

Pembangunan Waduk Bendo Ponorogo Diwarnai Protes Warga, Ini Langkah Pemkab

jatimnow.com - 15 orang warga melakukan pertemuan dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Wilayah Solo terkait pembangunan Waduk Bendo di Desa Nginden, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Kamis (1/4/2021).

Pertemuan itu berlangsung tertutup. Belasan orang itu menuntut hak mereka yang disebut belum terpenuhi oleh pihak BBWS maupun Pemkab Ponorogo.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Salah satu warga yang melakukan aksi, Didik Suwigyo mengatakan sebenarnya sudah ada terjadi kesepakatan antara 15 orang dengan pihak terkait.

"Dari beberapa kesepakatan ada yang belum direalisasikan. Termasuk yang penting hak-hak warga," ujarnya.

Ia mencontohkan seperti pergantian pohon, pergantian rumah, ongkos pembongkaran rumah. Disebutkannya, 3 rumah dipatok harga Rp 9.5 juta.

"Kami menuntut yang sesuai notulen pada rapat terakhir. Seperti kesepakatan kemarin. Karena sampai saat ini rumah, ongkos belum ada pencairan," ujar dia.

Ia mengaku tidak mengetahui siapa yang berhak mencairkan dana tersebut. Menurutnya, warga hanya mengetahui BBWS yang bertanggung jawab.

"Cuma tadi pihak BBWS mengaku bukan urusannya, sudah menjadi urusan Pemkab. Ya kami minta dijembatani," lanjutnya.

Warga yang lain, Yateno menyebutkan hal yang sama jika belasan warga itu meminta hak mereka yang belum direalisasikan.

Baca Juga: Di Sidang Dakwaan, Sugiri Sancoko Disebut Pakai Uang Korupsi untuk Bayar Utang

"Kami meminta hak-hak kami yang belum diganti rugi. Dari awal proyèk mulai sampai tiga tahun, hak ke 15 warga belum terselesaikan," kata dia.

KSO Proyek Waduk Bendo, Sartono saat dikonfirmasi enggan berkomentar. Dia menyebut bahwa tuntutan warga merupakan kewenangan BBWS pusat.

"Ini semua kewenangan BBWS pusat. Saya tidak bisa berkomentar banyak," kata dia.

Sementara itu, Bupati Sugiri Sancoko mengaku telah mengetahui gejolak warga terkait pembangunan Waduk Dendo.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

Ia menyebut telah koordinasi dengan BBWS terkait tuntutan warga dan telah disampaikan baik itu rapat virtual maupun saat ketemu.

"Barang kali sedang berproses seperti apa, biar beliau-beliau memasaknya. Saya mohon dengan hormat segera tuntas, karena untuk mencapai target Juli diresmikan," kata Bupati Sugiri.

Ia berharap segera ada penyelesaian karena Ponorogo disebutnya menjadi tuan rumah mega proyek waduk.

"Warga yang menuntut harap bersabar. Karena semua masih diproses," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.