Kamis, 11 Jun 2026 00:25 WIB

Kiai Asep Dirikan ASC Foundation di Mojokerto, Apa itu?

KH Asep Saifuddin Chalim saat menyampaikan tujuan didirikannya ASC Foundation di Mojokerto
KH Asep Saifuddin Chalim saat menyampaikan tujuan didirikannya ASC Foundation di Mojokerto

jatimnow.com - KH Asep Saifuddin Chalim mendirikan Asep Saifuddin Chalim (ASC) Foundation yang dideklarasikan di Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, Rabu (24/2/2021).

ASC Foundation merupakan organisasi yang didirikan oleh KH Asep Saifuddin Chalim untuk mewujudkan cita-cita luhur pendiri bangsa Indonesia yang adil, makmur dan negeri baldatun toyyibatun warobbun ghofuur dari Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

KH Asep mengatakan, ada empat hal yang membuat negara maju, adil dan makmur, yaitu ilmu ulama dan ilmuwan dipakai birokrat. Yang kedua, birokratnya adil. Yang ketiga dibantu oleh konglomerat yang peduli untuk masyarakat dan yang keempat, orang miskin mendoakan pemimpinnya.

"Kepedulian dari pihak-pihak yang lain, sehingga mereka tidak akan melakukan aksi-aksi demo, tetapi mereka justru berdoa untuk kebaikan bersama," ungkap KH Asep.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah itu menegaskan, ASC Foundation yang didirikannya dipastikan tidak akan mencari keuntungan.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

KH Asep Saifuddin Chalim mendirikan ASC Foundation di MojokertoKH Asep Saifuddin Chalim mendirikan ASC Foundation di Mojokerto

"Foundation ini menjadi referensi nasional bahkan internasional. Kami hanya akan membantu tidak akan melakukan komunikasi dengan pemerintah Mojokerto, Jawa Timur bahkan pusat yang sifatnya kerjasama, kami tidak mau. Hanya membantu, jadi tidak ada kami akan mendirikan CV, PT dan mencari order dari pemerintahan dibantu oleh pemerintah baik pemerintah atau pemerintah Jawa Timur hingga pusat, kami tidak mau," tegasnya.

KH Asep menyebut, ASC Foundation sudah mulai dengan memperbaiki jalan di Desa Pandan hingga Desa Cembor.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Ini menjadi menarik bagi pihak yang berwenang seperti PUPR, jalan itu harus bersih. Kita pernah punya janji sungai yang mengalir dari selatan ke utara harus bisa diminum airnya dan banyak ikannya," terangnya.

"Ada juga bencana. Rumah yang tidak layak huni dan juga kami akan memantau jangan sampai di Mojokerto ada orang yang tidak bisa sekolah. Tentu juga ada penyuluhan dan kita juga akan memberikan beasiswa kepada yang bersangkutan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.