Rabu, 17 Jun 2026 01:21 WIB

Suami Istri Pengedar Uang Palsu Disergap saat Sembunyi di Ladang Tebu

  • Penulis : Moch Rois
  • | Minggu, 21 Feb 2021 13:36 WIB
Suami istri siri pengedar uang palsu diamankan di Mapolsek Nongkojajar, Polres Pasuruan
Suami istri siri pengedar uang palsu diamankan di Mapolsek Nongkojajar, Polres Pasuruan

jatimnow.com - Suami istri siri pengedar uang palsu (upal) di wilayah Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan akhirnya ditangkap polisi. Keduanya ditangkap saat bersembunyi di ladang tebu di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Pasangan suami istri siri asal Kabupaten Malang itu bernama Rianto (41), warga Dusun/Desa Kranggan, Kecamatan Ngajum dan Nur Latifah (45), warga Desa Sumberjaya, Kecamatan Gondanglegi.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Kedua pelaku berhasil ditangkap setelah kami bekerjasama dengan Polsek Tumpang dan anak korban," jelas Kanit Reskrim Polsek Nongkojajar, Polres Pasuruan, Aipda Akhdian Purnomo, Minggu (21/2/2021).

Menurut Akhdian, pelapor adalah anak korban bernama Saiful Rohman, warga Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Dalam laporan itu dijelaskan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 Wib, Kamis (18/2/2021). Rombongan tersangka berjumlah tiga orang datang ke toko korban dengan mengendarai mobil Daihatsu Sigra dan berpura-pura membeli barang.

Modusnya, mereka beralasan membeli sembako untuk keperluan pondok pesantren (ponpes), karena santri dilarang keluar akibat Pandemi Covid-19. Korban yang tidak menaruh curiga melepas beras 80 kg, gula dan beberapa bungkus rokok dengan nilai transaksi Rp 1 juta.

Baca Juga: Polres Tuban Ungkap Peredaran Uang Palsu di Pasar Wage Grabagan

"Jadi mereka ini mengaku dari pondok pesantren," ungkapnya.

Namun saat para tersangka akan membeli barang lagi, korban mulai curiga. Sebab orang tersebut sangat asing, sehingga korban memutuskan memanggil anaknya. Melihat anak korban, para pelaku tidak jadi membeli barang lagi dan pamit meninggalkan toko.

Anak korban yang curiga langsung mengecek uang dari para pelaku. Korban langsung syok menyadari jika uang Rp 1 juta itu palsu. Sementara anak korban langsung mengejar pelaku.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Anak korban mengejar mobil yang dibawa rombongan pelaku. Hingga beberapa jam setelahnya, mobil ditemukan berhenti di tepi jalan dekat ladang tebu," ujarnya.

Mendapati hal itu, anak korban melapor ke Polsek Tumpang dan menelepon Polsek Nongkojajar, hingga mereka tiba di lokasi dan menyisir ladang tebu itu. Tak lama berselang, dua dari tiga pelaku berhasil ditangkap.

"Dua pelaku kami tangkap saat bersembunyi di ladang tebu Desa Slampar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Sementara satu pelaku yang diduga pencetak, melarikan diri dan saat ini masih kami buru," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.