Kamis, 11 Jun 2026 10:27 WIB

Berkah Warga di Sekitar Lembah Dieng Pasuruan yang Viral

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 15 Jan 2021 13:15 WIB
Warga setempat menjual dagangannya di Lembah Dieng
Warga setempat menjual dagangannya di Lembah Dieng

jatimnow.com - Wisata dadakan Lembah Dieng di Dusun Dieng, Desa Jeruk Purut, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan yang viral di media sosial menjadi berkah tersendiri bagi warga setempat.

"Adanya Lembah Dieng yang viral ini berdampak postif bagi ekonomi warga," jelas Sekretaris Desa Jeruk Purut, Slamet Riadin, Jumat (15/1/2021).

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Slamet mencontohkan, beberapa warga sudah mendirikan warung tenda di sekitar Lembah Dieng. Ada juga yang berjualan menggunakan gerobak motor.

"Pokoknya warga dusun yang kerjanya sepi, sekarang bisa mendapatkan pendapatan sampingan," ungkapnya.

Menurut Slamet, untuk tarif masuk, pengunjung cukup membayar seiklasnya di gerbang masuk.

Baca juga:  Menikmati Keindahan Alam Lembah Dieng di Gempol, Pasuruan

"Uang hasil sumbangan seikhlasnya dari pengunjung itu akan dibagi tiga. Disalurkan ke masjid, kas dusun dan sisanya dibagi kepada warga yang berjaga di gerbang masuk," paparnya.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Pengunjung mengabadikan keindahan alam Lembah Dieng PasuruanPengunjung mengabadikan keindahan alam Lembah Dieng Pasuruan

Sementara, salah satu pemilik warung tenda di Lembah Dieng, Sugianto mengaku sangat bersyukur atas viralnya Lembah Dieng. Sebelum mendirikan warung tenda di wisata bekas galian c itu, dia bekerja sebagai tukang bangunan. Namun Pandemi Covid-19 membuatnya banyak menganggur.

"Viralnya Lembah Dieng ini membuat saya membuat warung tenda. Untuk nyediain minuman dan makanan ringan bagi pengunjung yang membutuhkan," ujar Sugianto.

Sudah dua minggu Sugianto membuka warung tenda bersama anak dan menantunya. Keuntungan yang didapatkannya pun cukup lumayan.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

"Kalau hari Senin sampai Jumat sekitar Rp 200 ribu sehari. Kalau hari Sabtu dan Minggu sekitar Rp 400 ribu. Sebab kalau Sabtu dan Minggu itu, pukul 05.00 Wib pagi sudah ada pengunjung yang datang ke sini. Untuk melihat matahari terbit kata mereka," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.